Leadership atau Kepemimpinan. Menurut kamus Webster kata leadership memiliki artian tindakan dalam memimpin. Menurut Warren Bennis kata leadership memiliki arti sebuah fungsi dari mengenal diri, kepemimpinan dengan visi yang dikomunikasikan dengan baik, membangun kepercayaan para kolega, dan tindakan efektif yang akan menggali potensi Anda dalam memimpin itu sendiri. John C Maxwel dalam bukunya yang berjudul 21 Irrefutable Laws of Leadership kata ini memiliki definisi kepemimpinan tidak lebih dan tidak kurang adalah pengaruh. Ia mengatakan bahwa leadership adalah dorongan intelektual atau paksaan spiritual yang menggerakan manusia untuk bertindak. Namun apapun itu leadership sendiri tergantung dari efektif atau tidaknya diterapkan dalam kehidupan sehari- hari.
John McKenna menulis artikel dalam sebuah blognya berjudul The Leadership Epidemic. Alasan yang membuatnya menulis artikel tersebut karena kebanyakan para pemimpin itu dianggap payah termasuk juga diri Anda dan ia sangat tidak setuju akan tanggapan ini. Menurutnya: “While there is certainly evidence to support that some aspects of individual leadership are ineffective and perhaps lacking, there is also a great deal to get excited about. Leadership requires real leaders. Are you up to the task?”
Kita ambil contoh seorang petenis legenda bernama Andre Agassi.
Dahulu ia mempunyai keinginan agar anak didiknya mempunyai kualitas yang baik dilapangan serta mampu mengembangkan personalnya. Dia adalah seorang tokoh inspirator luar biasa yang masuk dalam buku Presiden Bill Clinton. Dia telah membuktikan sebuah terobosan untuk merubah sistem pendidikan menjadi sebuah pekerjaan yaitu kesuksesan dan fungsi institusi. Namun ia juga sangat berhati- hati akan popularitasnya yang mungkin saja malah justru akan menghancurkan segala pembuktiannya tadi. Dia telah mengembangkan sebuah Winning System yang dapat mengubah segalanya.
Hal yang disebutkan diatas ternyata sangat dibutuhkan pula dalam penjualan. Kita harus berani mengambil harga dan kemudian memimpin sebuah penjualan tersebut. Tunjukan pada para pelanggan bahwa kita memiliki barang terbaik yang ia butuhkan dan dapat memberikan solusi yang tepat untuknya. Otomtis dalam hal ini kita memerlukan sebuah tindakan yang sifatnya memimpin, dalam artian Anda harus bisa memimpin sebuah pembicaraan ketika berjualan agar sang pelanggan mau membeli barang yang kita jual. Bagaimana cara Anda dapat menylesaikannya? Pertama, adalah rasa Tanggung jawab kepada calon pembeli. Kedua, kita harus bersikap tulus dalam melayani pelanggan, Ketiga, Tanyakan apa keinginan pelanggan dan dengarkan dengan cermat. Keempat, bertindaklah dan buat suatu kemauan. Kelima, tunjukan komitmen anda dalam menjual. Keenam, ikuti keinginan pelanggan dan follow up. Ketujuh, mengkomunikasikan secara efektif. Kedelapan, merepresentasikan ketertarikan pelanggan Anda kepada orang lain.
Pelanggan juga membutuhkan kepemimpinan Anda dalam transaksi penjualan, mereka membutuhkan sebuah solusi. Mereka ingin merasa nyaman ketika mereka menyampaikan pada Anda apa yang mereka sedang butuhkan.
(dya)
![]() | Hari ini | 132 |
![]() | Minggu ini | 556 |
![]() | Bulan ini | 7833 |
![]() | Total | 702810 |