Pembelajaran Leadership SolusiPembentukanKarakterSiswa

User Rating: / 3
PoorBest 
Kegiatan pembelajaran kurikulum leadership tersebut dirancang dan disusun semenarik mungkin sehingga kegiatan belajarnya lebih enjoy dan menyenangkan yaitu dalam bentuk permainan-permainan dan praktek dalam kemampuan individu memimpin dan bekerjasama secara team.

”Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin itu akan dimintai pertanggungjawabannya atas apa yang telah dipimpinnya.” (Al-Hadist)

Berdasarkan hadist di atas jelas dan harus disadari serta diyakini sepenuhnya oleh setiap muslim bahwa setiap kita adalah sebuah pribadi pemimpin dan memang harus menjadi pemimpin setidaknya bagi dirinya sendiri, agar nantinya dapat selamat meniti jembatan shiratol mustaqim.

Selain itu untuk mencapai hidup bahagia dan menjadi manusia berkarakter serta bermanfaat bagi orang lain, kita harus dapat menolong diri sendiri dan orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan tertentu. Kemampuan untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain dalam meraih tujuan-tujuan tersebut sehingga tugas sebagai seorang khalifah fil ardhi adalah untuk mengolah dan mengelola seluruh ciptaan Allah dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya  perlu keahlian memimpin.

Bagaimana menjadi pemimpin dan mengembangkan keahlian memimpin sehinga mampu mengolah dan mengelola alam semesta ini ?  Tentunya harus memiliki ilmunya bagaimana cara mengolah dan mengelolanya.
Hal ini dapat dipelajari dengan cara observasi, mendengar dari orang lain atau bereksperimen dan mempraktekkan tingkah laku pemimpin.

Agar terbentuk karakter pemimpin bagi seorang siswa harus mengamati dan mempraktekkan tingkah laku
pemimpin.  Tanpa adanya kesempatan mempraktekkan, keahlian ini sulit bagi seseorang untuk mengembangkannya.

Ada tujuh keterampilan yang harus dipelajari dan dikuasai dalam materi/pelajaran leadership di Yayasan Pendidikan Al-Muslim. Materi tersebut terdiri dari memahami diri, berkomunikasi, menyatu dengan yang lain, belajar untuk belajar, membuat keputusan, mengatur dan bekerjasama dalam kelompok.  Dan diharapkan pelajaran ini tidak hanya teori/konsep yang harus dimiliki tetapi yang terpenting adalah bagaimana menerapkan keahlian tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Secara singkat inilah ketujuh bidang keahlian hidup itu :

  1. Memahami diri yaitu upaya mengembangkan perilaku positif dan mengidentifi  kasikan keinginan dan cita-cita diri. Pelajaran kepemimpinan diawali dengan pengenalan diri sendiri dan orang lain. Jadi mereka harus memiliki keahlian memimpin yang bersifat pribadi dan antar pribadi.
  2. Berkomunikasi, yaitu saling bertukar informasi dengan orang lain secara efektif melalui mendengar, berbicara, membaca dan body language.
  3. Menyatu dengan orang lain, yaitu cara berinteraksi dengan orang lain secara positif.Termasuk meneraima dan menghargai perbedaan antaradiri sendiri dan orang lain.
  4. Belajar untuk belajar yaitu, upaya mengembangkan perilaku positif dalam mempelajari sesuatu dan menarik pelajaran dari berbagai informasi dan pengetahuan lainnya.
  5. Mengambil keputusan, yaitu upaya mempelajari langkah dan pendekatan yanga dibutuhkan untuk mencanangkan suatu tujuan. Memecahkan suatu problem dan mengambil tindakan baik secara individual maupun kelompok.
  6. Mengatur, yaitu menggunakan segala sesuatu yang dimikiki atau yang dapat dimanfaatkan untuk meraih suatu tujuan. Termasuk upaya identifikasi sumberdaya dan cara penggunaannya secara efektif.
  7. Bekerjasama dalam kelompok, yaitu ikut bergabung secara aktif  atau memimpin suatu kelompok dalam meraih tujuan bersama.

Untuk lebih memahami konsep kepemimpinan, uraian berikut ini akan menjelaskan lima dasar kepemimpinan. Berdasarkan keyakinan inilah Yayasan Pendidikan Al-Muslim mencoba untuk mengembangkan materi ini.

Untuk itu simaklah kelima keyakinan mengenai kepemimpinan ini yang selalu diajarkan kepada para siswa di Sekolah :

  1. Kepemimpinan dapat dipelajari sama halnya dengan keahlian yang lain. Kepemimpinan meliputi aspek pribadi maupun aspek antara pribadi. Ia juga mengajarkan seseorang untuk menyadari potensi dan memanfaatkan potensi dirinya dengan tepat guna.
  2. Kepemimpinan merupakan proses memberikan bantuan atau bimbingan baik kepada seseorang atau kepada sekelompok orang. Seorang pemimpin sejati akan lebih menekankan pada tercapainya suatu tujuan. Jadi tindakannyabukan dilandasi keinginanuntuk memperoleh penghargaandari orang yang ditolongnya.
  3. Keahlian memimpin itu dapatdipecah-pecah dalam unit-unit yang lebih kecil. Dengan demikian seseorang dapat memilih unit-unit kehalian memimpin yang cocok dengan dirinya. Da tak seorangpun yang mampu menjadi ahli dalam setiap unit seumur hidupnya.
  4. Kempemimpinan adalah hubungan antar manusia. Keahlian ini merupakan cara seseorang berinteraksi dengan orang lain. Selain cara berinteraksi, keahlian ini juga meliputi tingkat kepekaan seseorang terhadap kebutuhan orang lain. Sebab keahlian memimpin yang dimiliki seseorang tidak akan ada artinya jika tidak dapat dimanfaatkan oleh orang lain.
  5. Kepemimpinan harus ditampilkan pada waktu dan tempat  tepat. Setiap pemimpin memiliki masa tertentu untuk diakui sebagai pemimpin. Misalnya  era kemimpinan Presiden Soeharto berbeda dengan era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Waktu dan tempat yang tepat ini sangat ditentukan oleh adanya interaksi antar pemimpin, anggota kelompok dan tujuan bersama. Untuk mencapai hasil terbaik semua unsur harus bekerjasama dan saling bersinergi yaitu anggota kelompok, situasi yang menunjang dan kehalian yangdimiliki si pemimpin.

Atas dasar keyakinan-keyakinan inilah, materi ini yang diajarkan dan diterapkan dalam prilaku siswa-siswi di lembaga pendidikan Al Musllim dari mulai TK sampai SLTA.

Dalam upaya merealisasikan pembelajaran leadership tersebut, maka disusunlah kurikulum leadership. Penyusunan kurikulum merupakan paduan antara pikiran, perasaan dan praktek langsung baik yang dilaksanakan secara individual, kelompok atau gabungan beberapa kelompok.
Pembelajaran ini disusun sebagai suatu kegiatan belajar yang dapat membangun pengetahuan dan pengalaman belajar siswa. Mereka harus mampu menginterpretasikan kegiatan itu dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pembelajarannya dirancang dan disusun semenarik mungkin sehingga kegiatan belajarnya lebih enjoy dan menyenangkan yaitu dalam bentuk permainan-permainan dan praktek entrepreneurship.

Untuk memudahkan siswa menguasai keahlian ini, kurikulum dibagi dalam tiga tingkatan yaitu  kemampuan memimpin secara individual, kemampuan bekerja dalam kelompok dan kemampuan memimpin kelompok.

Materi yang diajarkan dibagi menjadi 4 (empat ) modul atau buku, yang rinciannya sebagai berikut :

Buku I dan II
Buku ini berisi keahlian memimpin untuk individual untuk tingkat awal.  Pada tingkat awal ini siswa akan mengembangkan kepekaan mereka terhadap pengaruh keahlian memimpin dalam kehidupan pribadinya. Kepekaan ini akan dilatih dalam berbagai kegiatan belajar yang tersedia.  Yang menggunakan buku ini adalah  siswa usia 6 sampai 12 tahun. Dan kegiatan dalam buku ini disusun sangat menarik sehingga tidak menimbulkan rasa bosan dalam mempelajarinya.

Buku III
Buku III lebih menitik beratkan pada keahlian bekerjasama dalam kelompok. Siswa harus mampu mempelajari fungsinya dalam suatu kelompok. Disini  para siswa mengembangkan keahlian dalam buku I dan II. Mereka diajak mengamati, terjun langsung dan membuktikan kepemimpinannyadalam kelompok itu. Setiap siswa dianjurkan untuk mencoba peran kepemimpinannya lebih jauh lagi.

Karena itu para siswa harus sudah menguasai keahlian buku I dan II. Dengan demikian anggota kelompok pada tingkat ini diharapkan sudah mampu membimbing anggota lainnya dalam berbagai
kegiatan.

Buku IV
Buku ini menitikberatkan menekankan pada keahlian memimpin kelompok. Mengajak siswa menggali pengalaman dari kegiatan mengorganisir kelompok dan memperlihatkan keahlian memimpin terbaiknya. Dan siswa yang sudah menguasai buku ini diharapkan sudah mampu mengorganisir suatu kegiatan atau proyek
tertentu.

mod_vvisit_counterHari ini157
mod_vvisit_counterMinggu ini966
mod_vvisit_counterBulan ini20646
mod_vvisit_counterTotal805470

We have: 9 guests, 1 bots online
Your IP: 54.91.0.212
 , 
Today: Nov 24, 2014

Pendapat anda mengenai Leadership Park





Popular News

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LEARNING ORGANIZATION

LEARNING ORGANIZATION  

LEARNING ORGANIZATION Anto Rohmawan Diretur Pengembangan LEMBAGA KONSULTASI PEMUDA & WIRAUSAHA The best thing in the Learning Process is “ Learning Together “ Perkembangan dunia bisnis dalam era saat ini dihadapkan pada proses perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Lingkungan global yang semakin kompetitif dan beraneka ragam menuntut kebijakan strategis…

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang MENGACAUKAN KINERJA TEAM 

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM Sebuah team kerja menghadapi hari terakhir sebelum deadline. Mereka sedang duduk di ruangan rapat untuk progress review meeting. Satu persatu staff menyajikan hasil tugasnya. Akhirnya, sampai pada giliran salah satu staff……… tetapi tidak ada presentasi apapun…karena staff itu tidak datang. Maka, pimpinan memutuskan, bahwa…

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ?

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? 

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? Anda pernah menemukan karyawan pendiam? Karyawan yang tidak banyak bicara. Ia seolah berada dalam dunia lain, dunianya sendiri. Fisiknya ada di kantor, tetapi isi kepalanya tampak berada diluar. Bila dalam suasana meeting, ia lebih banyak duduk tidak memperhatikan apa yang terjadi. Ia tampak…

mengelola si negatip !

mengelola si negatip ! 

Mengelola Si Negatif ! Kunci penting yang dimiliki para Manager atau Supervisor adalah authority. Anda, para Leader memiliki authority itu, tetapi bagaimana menggunakannya untuk mencapai tujuan, itu adalah Leadership. Anda tidak bisa serta merta meminta orang mengubah sikap mereka sendiri. Tetapi Anda bisa memaksa orang berubah dengan niatnya sendiri. Bagaimana…

“SEC SEC” Secretary in a SECRET

“SEC SEC” Secretary in a SECRET 

“SEC SEC” Secretary in a SECRET Kita ketemu kembali dalam ulasan topic “Sec Sec” (membacanya sambil menutup bibir dengan satu jari telunjuk seperti ada sebuah pembahasan yang tidak boleh dibicarakan lebih lanjut kepada orang lainnya). Ini seperti sebuah dilemma karena menambah beban rahasia di hati yang ingin sekali bergossip menceritakan…

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA 

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA “Ruang yang romantis, warna ruang dengan nuansa lembut, lampu remang-remang, di sertai wewangian dengan aromatherapy dan  musik yang mengalun lembut, di tambah kaca di seluruh ruangan……”, sejenak dia terdiam, matanya menerawang membayangkan ruang bercinta imajinasinya , ”Tempat tidur yang cukup luas dan  tidak menimbulkan suara gaduh, sebuah…

Memimpin di tengah kesulitan

Memimpin di tengah kesulitan  

Memimpin di tengah kesulitan Sebuah kepemimpinan tidaklah selalu berjalan mulus, kadangkala waktu sulit mampir untuk menguji kesabaran dan ketekunan Anda. Apabila Anda merasa diri Anda sebagai pemimpin yang berkualitas tinggi, dan ketika waktu sulit hadir untuk menguji kualitas total dari kepemimpinan Anda, maka disitulah Anda harus berdiri tegar dan super…

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu 

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtuh.. Istilah  “Hutan Bakau” mungkin tak asing lagi ditelinga para leaders. bahkan sesekali kita mungkin berkesempatan untuk melihatnya, walau hanya dari kejauhan. Tapi pernahkah kita menyadari betapa besarnya fungsi dan kegunaan hutan bakau bagi kelestarian lingkungan kita? Seringkali kita lupa akan hal itu. Peran dan…

The Wang Restaurant Sebuah Persembahan Cita Rasa

The Wang Restaurant Sebuah Persembahan Cita Rasa 

The Wang Restaurant Sebuah Persembahan Cita Rasa Lidah orang Indonesia mungkin sudah sangat akrab dengan masakan cina, seafood atau masakan Thailand. Dan  restaurant yang menyajikan menu tersebut sebagai spesialisasinya-pun mungkin sudah begitu banyak. Hampir disetiap sudut Jakarta selalu terdapat restaurant jenis ini. Mulai dari yang kecil hingga yang high class.…

TULISAN DI ATAS PASIR

TULISAN DI ATAS PASIR 

Di pesisir sebuah pantai, tampak dua anak sedang berlari-larian, bercanda, dan bermain dengan riang gembira. Tiba-tiba, terdengar pertengkaran sengit diantara mereka. Salah seorang anak yang bertubuh lebih besar memukul temannya sehingga wajahnya menjadi biru lebam. Anak yang dipukul seketika diam terpaku. Lalu, dengan mata berkaca-kaca dan raut muka marah menahan…

Pre 1 2 3 4 5 Next