Oleh : Meidi Wibowo
Gagasan tentang pertumbuhan tidak harus selalu bersinonim dengan “menjadi lebih besar”. Pertumbuhan adalah gerak maju, melampaui tembok-tembok yang selama ini membatasi dan mengekang bisnis. Pertumbuhan adalah apa yang Johnson & Johnson, starbuck dan W.L Gore tetap lakukan sambil tidur. Apa yang pernah dilakukan walmart dan apa yang sedang berusaha ditemukan kembali oleh Ford dan Sony.
Menjadi lebih besar adalah salah satu produk sampingan pertumbuhan, tetapi bukan tujuan utamanya. Banyak perusahaan yang dibangun menjadi besar namun akhirnya bangkrut, lihat table 1, beberapa perusahaan dengan asset hingga billion USD. Bisnis yg mengambil jalan pintas , yakni mengejar ukuran secara instan dan bukannya mewujudkan hal itu lewat kerja keras pertumbuhan sejati, ibarat atlet mengkonsumsi steroid yang memperbesar otot. Pertumbuhan dimulai dengan orang bukan strategi. Gairah untuk memperoleh ketrampilan baru dan menghadapi tantangan yg lebih keras mendorong pertumbuhan, sementara keserakahan dan kemegahan adalah dua pendorong utama ukuran besar. Orang yang ingin menumbuhkan bisnis harus memiliki dorongan untuk pertama-tama menumbuhkan diri sebagai orang.
Setidaknya ada 3 faktor yang mempengaruhi terhadap ukuran besar bisa menjadi boomerang: lingkungan perusahaan yg menjadi tidak ramah lagi, sumber daya makin sedikit, dan organisasi menjadi kurang efektif.
Lingkungan yg tidak ramah, lingkungan bisnis selalu berubah pasar yg dulu bersemangat dan menerima menjadi tidak konsisten dan jenuh, pemangsa baru bermunculan, pesaing lama bangkit, teknologi berubah, begitu juga peraturan dan kebijakan pemerintah. Apa yg berhasil kemarin mungkin tidak ada kaitannya dengan apa yang diperlukan untuk mempertahankan pertumbuhan perusahaan besok.

Kendala sumber daya, seperti wallmart, makin banyak berekspansi, makin membutuhkan SDM yg baik, remunerasi dan beneft dan harus tetap dicari talenta people. Kelangkaan tenaga kerja mulai terjadi.
Hambatan organisasi, Anda ingin tumbuh menjadi lebih besar lagi, gajah membuthukan kaki-kaki yang lebih kokoh untuk menahan beban tambahan, akan tetapi, kaki-kaki ini terlalu berat sehingga tidak mungkin gajah mengangkat-nya. Ketika ukuran bisnis bertambah, semakin sedikit jumlah karyawan perusahaan yang memiliki akses langsung kepada pelanggan dan pesaing perusahaan. Peringatan dini dari pasar sering diabaikan, kemampuan me-respon melonggar, pesaing yang lebih lincah menang dan ekspansi bisnis pada akhirnya melambat. Seperti pada kasus citigroup, mantan CEO marsh & Mclennan, menetapkan sasaran ekspansi laba yang menantang, tapi gagal memberikan kerangka kerja yg kokoh sebagi pedoman untuk mewujudkannya.
Memang menyenangkan menikmati laba yang dihasilkan oleh produk yg bervolume besar, meski menghasilkan penjualan besar, produk-produk ini juga membuat perusahaan rentan terhadap resiko ukuran super besar karena sebagian labar berasal dari segelintir saja. Contoh misalnya kasus perusahaan merck dengan produk vioxx, Wyeth dengan redux dan Bayer dengan penurunan kolesterol baycol, pada akhirnya terjadilah penarikan produk, sangsi dari pihak berwenang dan gugatan besar-besaran.

Pertumbuhan adalah tentang kemajuan, bukan ukuran besar, tujuan pertumbuhan adalah mencapai potensi maksimal, bukan ukuran maksimal.
Pertumbuhan membutuhkan inovasi secara terus menerus. Seperti beberapa kasus ini;
• Ketika Bill Greenwod, menemukan cara mengubah perusahaan truk, pesaing terberat perusahaan kereta apinya, menjadi pelanggan terbaik, perusahaan kereta api Burlington northern tumbuh. Setelah menyingkirkan truk container dan pengangkut dari jalan raya yg terlalu sesak dengan mengangkutnya, beserta peti kemas yg dibawa truk-truk itu, diatas gerbong khusus (fatcar)
• Ketika Al Bru salah seorang manajer Enrico menghabiskan $57 juta utk membuang lemak dari makanan ringan Frito-Lay, pemilik Fritolay, pepsi co tumbuh.
Sebenarnya apa yang terjadi terhadap orang-orang tersebut, yaitu mereka memberikan perhatian kepada :
1. Usaha membuang cara kuno dalam melihat situasi yang mereka hadapi
2. Usaha mencerna, pertama dalam diri sendiri, dan selanjutnya di dalam organisasi mereka, sudut pandang baru
3. Membangun kemampuan yang diperlukan untuk mendukung sudut pandang baru
4. Mengarahkan kembali organisasi mereka dan lingkungan sekitarnya ke kemungkinan-kemungkinan baru.
Untuk mempertahankan pertumbuhan perusahaan perlu memberi manfaat pada lingkungan tempat perusahaan beroperasi, juga kepada bisnis itu sendiri, sehingga pelanggan, pemegang saham, pemasok dan masyarakat di sekelilingnya merasa berkepentingan mempertahankan keberhasilan tersebut
Melihat apa yang orang lain lihat
Bagaimana cara Procter and Gamble (P&G), melalui Deborah henretta, dimana ia benar-benar mengajak pelanggan divisi produk perawatan bayinya ke lantai tempat ia bekerja. Dengan membuka pusat uji popok beberapa lantai dibawah kantornya. Ia memaksa tim perancang dan pemasar produk (termasuk ia sendiri) mendengar apa yang sebenarnya dipikirkan para pelanggan secara langsung. Mereka menyimpulkan bahwa para ibu ini lebih membutuhkan bantuan membesarkan anak daripada popok paling kering di dunia.
Pemahaman ini mendorong diciptakannya rangkaian produk baru yang lebih luas, dari celana olahraga hingga sapu tangan bayi, yang membantu merek Henretta, Pampers merebut pangsa pasarnya, Huggies, untuk pertama kalinya selama satu dasawarsa terakhir.
Usaha Al Bru menambahkan zat gizi ke dalam campuran bahan Frito-lay bukan dimotivasi oleh merosotnya penjualan makanan ringan. Ia melakukan hal ini karena membaca arah angin dalam pasarnya. Baru mau bergerak keluar dari asumsi bahwa makanan ringan adalah makanan sampah.
Demikian pula amazom. com bangkit ketika Jeff Bezos memutuskan mengijinkan pihak ketiga menjual produk mereka di situs web nya, seringkali dengan harga lebih murah dibandingkan Amazon sendiri. Bezos membuang keyakinan bisnis tradisional yang mengatakan bahwa apapun yang membantu pesaing pasti merugikan anda.
INOVASI
Inovasi adalah babak pertama drama pertumbuhan, inovasi memberi bahan bakar pertumbuhan. Contoh Apple adalah sebuah bisnis dengan ketidakmampuan kronis untuk melangkah melewati babak pertama, dari inovasi ke pertumbuhan.
Ketika Frito-Lay mengubah bentuk berbagai produk makanan ringannya dengan menambah sedikit lekukan sehingga lebih mudah dicelupkan dalam saus salsa, perusahaan itu berinovasi. Konsumen senang lebih banyak makanan yang masuk ke mulut daripada yang jatuh ke lantai Penjualan keripik pun naik. Akan tetapi, Frito-lay tumbuh ketika perusahaan mengundang sejumlah ahli gizi untuk meminta nasihat tentang cara menata kembali rangkaian produk dan misi korporat mereka. Pemimpin Frito Lay saat itu , Al Bru, mengumumkan lemak turunan harus dibuang dari semua makanan ringan produksi mereka, inilah jalan pertumbuhan yang dipilih Bru untuk perusahaannya.
Pendorong dan penstabil adalah dua sisi mata uang pertumbuhan. Pertumbuhan tidak sekedar memaksimalkan hasil yang mungkin hanya dengan bergerak maju, sebaliknya, pertumbuhan mensyaratkan optimasi gambaran besar termasuk efek samping percepatan.
Konsultan Mc Kinsey & CO, mempelajari kinerja ekonomi separuh perusahaan yang masuk dalam S&P 500 selama periode 20 tahun. Mereka meneliti hasil jangka panjang dan jangka pendek, serta mendapati bahwa para juara adalah mereka yang berhasil meniti jembatan tali antara hasil operasional jangka pendek dan investasi pada inovasi yang efektif demi pertumbuhan jangka panjang. Seperti disebutkan dalam artikel ini diawal dalam kasus enron, sebagai perusahaan yang tidak memilki fokus strategi yang nyata, karyawan yang terlalu merdeka, unit organisasi yang terlalu otonom dan batas-batas yang kabur, serta mentalitas pasar bebas yang tidak dilengkapi dengan pengawasan dan keseimbangan. Dan ternyata bahwa batasan- batasan yang muncul selalu membuat pertumbuhan menjadi nyata, seperti Walmart, dimana istri sam Walton menolak tinggal di kota manapun yang bukan kota kecil. Walton yang ingin perusahaan dan perkawinannya berhasil, mengarahkan ekspansinya ke pedalaman amerika, nyaman, diluar radar pemain besar dengan jaringan mapan.
Hal lain dicontohkan oleh IKEA, yang muncul secara kebetulan ketika kelangkaan karyawan ruang pamer menimbulkan antrean panjang. Konsumen yang frustasi di sebuah toko hilang kesabaran dan menerobos masuk ke gudang mengambil barang sendiri. Demikian pula, frekuensi kedatangan pesawat terbamg southwest airlines yang tinggi juga bukan suatu kesengajaan. Strategi ini dikembangkan pada awal berdirinya southwest dalam kondisi keuangan terbatas, ketika salah satu pesawat sewaan harus dikembalikan kepada pemiliknya dan karyawan perusahaan itu terpaksa mencari cara agar ketiga pesawat lainnya dapat menutup kerja empat pesawat.
Kunci keberhasilan tidak dilihat dari seberapa besar perusahaan anda sekarang, namun seberapa besar anda bisa menciptakan pertumbuhan.
Meidi Wibowo
Penulis buku efsiensi perusahaan, Integrasi proses bisnis dan buku-buku efsiensi lainnya, beliau juga menjadi pengajar untuk manajemen, bisnis, dan efsiensi untuk perusahaan dan praktisi.

![]() | Hari ini | 127 |
![]() | Minggu ini | 551 |
![]() | Bulan ini | 7828 |
![]() | Total | 702805 |