Invictus

User Rating: / 0
PoorBest 
I thank whatever gods may be / For my unconquerable soul. / I am the master of my fate / I am the captain of my soul… Nelson Mandela

Sejak memutuskan menjadi sutradara, Clint Eastwood tak henti-hentinya menghasilkan flm-flm yang brilian. Karakter flm-flmnya begitu kuat dan banyak memberikan pembelajaran bagi penontonnya. Salahsatu buah karyanya yang banjir sanjungan dan penghargaan adalah flm Invictus. Sebuah maha karya yang merangkum secara apik tema politik, drama, olahraga sekalius biograf seorang pejuang kemanusiaan dan pemimpin Afrika Selatan, Nelson Mandela, dalam sebuah kisah yang luarbiasa dan inspiratif. Ini adalah sebuah tontonan yang layak dan wajib tonton bagi semua orang, utamanya lagi bagi setiap pemimpin seperti anda.

 

Film ini mengambil latar sekitar medio 90an, atau tepatnya sebelum dan selama Piala Dunia Rugby di Afrika Selatan. Meskipun politik Apartheid telah runtuh, namun warisan berupa sekat-sekat dan kebencian antar ras masih begitu terasa sangat kuat disana. Setelah Mandela (Morgan Freeman) dibebaskan dan menjadi presiden Afrika Selatan pada awal 1990, ia masih merasakan betul betapa dibutuhkan sebuah kerja keras dan panjang serta kesabaran yang extra untuk benar-benar menghilangkan apartheid dari bumi Afrika Selatan sampai ke akar-akarnya. Pekerjaan pertama yang harus ia selsaikan adalah mencari formula yang jitu untuk mengakomodir antara aspirasi warga kulit hitam dengan prasangka warga kulit putih yang telah berlangsung beberapa generasi.

 

Disuatu kesempatan saat Mandela menghadiri sebuah pertandingan rugby antara tim nasional Afrika Selatan, yang berjuluk ’The Springboks’, warga kulit hitam Afrika Selatan yang hadir dan menyaksikan pertandingan itu justru memberikan dukungan terhadap tim lawan. Hal ini tak lepas dari sejarah ’The Springbok’ yang merepresentasikan praduga dan apartheid didalam pikiran mereka. Sepanjang sejarhanya, tim rugby Afrika Selatan selalu didominasi orang kulit putih. Hal ini kian menjadi pelik saat Mandela mengetahui bahwa setahun berikutnya Afrika Selatan akan menjadi tuan rumah piala dunia rugby. Ia dihadapkan oleh permasalahan yang cukup rumit disamping masalah kriminalitas dan pengangguran yang menghantui negerinya.

 

Namun inilah saat kehebatan dan kecerdasan seorang pemimpin diuji dan dibutuhkan. Mandela melihat kondisi ini justru sebagai sebuah momen emas untuk menciptakan Afrika Selatan yang satu. Ia datang dan meyakinkan dewan Rugby Afrika Selatan untuk tetap mempertahankan tim, nama, serta nama dari Springbok. Dan ia pun berinisiatif untuk menemui Kapten tim Springboks François Pienaar (Matt Damon). Walau tak menjelaskan maksud pertemuan mereka secara verbal, namun Pinear mengerti maksud yang ingin disampaikan sang presiden. Bila Springbok bisa mendapatkan dukungan warga kulit hitam yang mayoritas serta sukses memenangi kejuaraan dunia yang akan datang maka reunifkasi di Afrika Selatan akan berjalan sempurna. Disaat yang sama Mandela sempat berbagi sebuah puisi berjudul invictus karya William Ernest Henley, yang telah memberinya inspirasi dan mampu membuatnya bertahan selama 30 tahun dalam penjara Apartheid. Dan kedua manusia ‘beda warna namun satu tujuan’ ini pun mulai menjalankan ‘tugas’ masing-masing.

 

Namun demikian, misi mulia keduanya terus menghadapi ujian demi ujian. Baik Mandela atau Pinear terus mendapat tentangan dari lingkungan dan orang sekitar mereka. Para pemain menyuarakan ketidak setujuan mereka dengan gagasan sang kapten berkeliling dan bertemu warga miskin dan go public. Sementara ditempat lain Mandela juga mendapatkan ketidak setujuan dari para teman dan keluarga. Mandela jatuh sakit akibat kelelahan dan satu-satunya pemain kulit hitam dala Springbok, Chester William, cidera dan tidak dapat bermain. Namun semua aral yang melintang tak membuat ciut niat keduanya. Alhasil sedikit demi sedikit segala keraguan mulai terkikis. Interaksi yang coba terus dibangun oleh tim rugby dengan warga berbuah dengan terus meningkatnya dukungan warga kulit hitam kepada tim selama pertandingan-pertandingan pra piala dunia. Dan kejuaraan dunia pun dimulai…

 

Atas saran beberapa pengawalnya, Mandela memutuskan untuk menunjukan dukungannya terhadap Springbok dengan mengenakan kostum springbok nomor 6 milik Pienar. Seketika namanya dielu-elukan seisi stadion, baik warga kulit hitam maupun kulit putih. Hal ini kontras dengan kondisi sebelumnya dimana ia lebih sering mendapat cemoohan dari penonton kulit putih. Potret ’peleburan’ ini juga tampak ketika beberapa pengawal Mandela pun mulai bersatu satu sama lain, dan anggota pengawal yang berkulit hitam yang tidak menyukai Rugby pun akhirnya mulai menyukai dan mendukung timnas Rugby bersama-sama rekannya yang kulit putih. Momentum pun mulai terbentuk...

 

Walau rekam jejak the Springboks dikancah rugby dunia tak terlalu istimewa, namun berkat ’kekuatan penuh’ rakyat Afrika Selatan mereka pun mampu melampaui segala ekspektasi serta keraguan terhadap mereka dan mencapai fnal untuk menghadapi tim kuat New Zealand. Pienar memotivasikan kawan-kawan se-timnya untuk mengatasi keraguan mereka dan mendorong tubuh mereka melewati batas. Setelah melalui momen-momen menegangkan pertandingan berakhir dengan skor imbang sampai waktu normal berakhir, dan harus dilanjutkan dengan extra time. Akhirnya secara dramatis The Springboks menang melalui long drop kick dari pemain Joel Stransky (Scott Eastwood) dan mengubah score menjadi 15-12....Afrika Selatan pun menjadi juara dunia rugby!

 

Film yang diangkat dari dari buku berjudul Playing the Enemy: Nelson Mandela and the Game That Changed a Nation karya John Carlin ini begitu sarat akan nilai-nilai yang memotivasi yang cocok bagi sebuah negeri yang sedang berusaha bangkit dari berbagai keterpurukan seperti negeri kita tercinta Indonesia. Tak hanya menampilkan aktor-aktor handal kelas dunia, disepanjang flm Invictus ini bertabur begitu banyak kutipan-kutipan kata yang luarbiasa dan mencerahkan. Tak heran bila flm besutan Clint Eastwood ini meraih begitu banyak penghargaan diajang perflman dunia. Simaklah pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng seusai menyaksikan tayangan flm ini pada acara pemutaran flm bertema olahraga yang diselenggarakan oleh Kemenpora dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Agutus yang lalu, ”Karena flm ini mengisahkan bagaimana olahraga mampu berperan memberi inspiransi bagi bersatunya rakyat Afrika Selatan setelah jatuhnya rezim Aparthic,” tukas pak menteri. Selamat menyaksikan...(sun)

 

Pemeran : Morgan Freeman, Matt Damon, Adjoa Andoh, Tony Kgoroge, Marguerite Wheatley, Matt Stern, Patrick Mofokeng, Julian Lewis Jones, McNiel Hendriks, Scott Eastwood.

Sutradara : Clint Eastwood

Produser : Clint Eastwood

Penulis Skenario: Anthony Peckham

mod_vvisit_counterHari ini117
mod_vvisit_counterMinggu ini541
mod_vvisit_counterBulan ini7818
mod_vvisit_counterTotal702795

We have: 1 guests online
Your IP: 38.107.179.236
 , 
Today: May 21, 2012

Pendapat anda mengenai Leadership Park





Popular News

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LEARNING ORGANIZATION

LEARNING ORGANIZATION  

LEARNING ORGANIZATION Anto Rohmawan Diretur Pengembangan LEMBAGA KONSULTASI PEMUDA & WIRAUSAHA The best thing in the Learning Process is “ Learning Together “ Perkembangan dunia bisnis dalam era saat ini dihadapkan pada proses perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Lingkungan global yang semakin kompetitif dan beraneka ragam menuntut kebijakan strategis…

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang MENGACAUKAN KINERJA TEAM 

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM Sebuah team kerja menghadapi hari terakhir sebelum deadline. Mereka sedang duduk di ruangan rapat untuk progress review meeting. Satu persatu staff menyajikan hasil tugasnya. Akhirnya, sampai pada giliran salah satu staff……… tetapi tidak ada presentasi apapun…karena staff itu tidak datang. Maka, pimpinan memutuskan, bahwa…

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ?

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? 

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? Anda pernah menemukan karyawan pendiam? Karyawan yang tidak banyak bicara. Ia seolah berada dalam dunia lain, dunianya sendiri. Fisiknya ada di kantor, tetapi isi kepalanya tampak berada diluar. Bila dalam suasana meeting, ia lebih banyak duduk tidak memperhatikan apa yang terjadi. Ia tampak…

mengelola si negatip !

mengelola si negatip ! 

Mengelola Si Negatif ! Kunci penting yang dimiliki para Manager atau Supervisor adalah authority. Anda, para Leader memiliki authority itu, tetapi bagaimana menggunakannya untuk mencapai tujuan, itu adalah Leadership. Anda tidak bisa serta merta meminta orang mengubah sikap mereka sendiri. Tetapi Anda bisa memaksa orang berubah dengan niatnya sendiri. Bagaimana…

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda 

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda Berbicara seorang Dani Firnanda berarti kita tengah membicarakan pengabdian seorang anak bangsa kepada daerah asalnya. Sepak terjang yang dilakoni Dani, tertata dengan baik. Ia memberikan keahliannya untuk membantu meringankan beban warga Samarinda yang hidup dalam keterbatasan. Coba simak antrian masyarakat…

“SEC SEC” Secretary in a SECRET

“SEC SEC” Secretary in a SECRET 

“SEC SEC” Secretary in a SECRET Kita ketemu kembali dalam ulasan topic “Sec Sec” (membacanya sambil menutup bibir dengan satu jari telunjuk seperti ada sebuah pembahasan yang tidak boleh dibicarakan lebih lanjut kepada orang lainnya). Ini seperti sebuah dilemma karena menambah beban rahasia di hati yang ingin sekali bergossip menceritakan…

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA 

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA “Ruang yang romantis, warna ruang dengan nuansa lembut, lampu remang-remang, di sertai wewangian dengan aromatherapy dan  musik yang mengalun lembut, di tambah kaca di seluruh ruangan……”, sejenak dia terdiam, matanya menerawang membayangkan ruang bercinta imajinasinya , ”Tempat tidur yang cukup luas dan  tidak menimbulkan suara gaduh, sebuah…

Memimpin di tengah kesulitan

Memimpin di tengah kesulitan  

Memimpin di tengah kesulitan Sebuah kepemimpinan tidaklah selalu berjalan mulus, kadangkala waktu sulit mampir untuk menguji kesabaran dan ketekunan Anda. Apabila Anda merasa diri Anda sebagai pemimpin yang berkualitas tinggi, dan ketika waktu sulit hadir untuk menguji kualitas total dari kepemimpinan Anda, maka disitulah Anda harus berdiri tegar dan super…

Kredibilitas Pemimpin

Kredibilitas Pemimpin 

Kredibilitas Pemimpin Ketika suatu organisasi akan mengadakan perubahan maka faktor kredibilitas dan kepemimpinan menjadi hal utama. Kredibilitas merupakan hal paling potensial kalau perusahaan mau unggul dalam persaingan pasar. Kedudukannya sebagai sumber enerji positif dari dalam seorang pemimpin. Di dalamnya ada beragam nilai seperti kepercayaan tinggi, kepemimpinan mumpuni, karakter pribadi, kompetensi,…

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu 

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtuh.. Istilah  “Hutan Bakau” mungkin tak asing lagi ditelinga para leaders. bahkan sesekali kita mungkin berkesempatan untuk melihatnya, walau hanya dari kejauhan. Tapi pernahkah kita menyadari betapa besarnya fungsi dan kegunaan hutan bakau bagi kelestarian lingkungan kita? Seringkali kita lupa akan hal itu. Peran dan…

Pre 1 2 3 4 5 Next