Dinner atau Afternoon Tea?

User Rating: / 0
PoorBest 

Saya ingin berbagi dengan diri Anda. Seandainya Anda menemukan seorang lady yang sangat menarik dan Anda mulai berpikir untuk mengajaknya keluar. Apa yang akan Anda lakukan? Mengajaknya dinner atau langsung ke kamar Anda?

Ada dua hal penting yang musti Anda pikirkan. Satu, jika Anda mengajaknya dinner, dia akan merasa diperhatikan oleh Anda. Tetapi makanan dan minuman itu tidak akan membuatnya lebih tertarik dengan diri Anda! Ini perbedaan yang sangat besar. Tetapi, Anda juga akan terancam mendapatkan tamparan pipi yang sangat kasar bila Anda langsung mengajaknya ke kamar Anda! Hahahaha, itu bisa saja salah meskipun cenderung benar. Setidaknya, Anda perlu memahami bahwa dinner tidak akan membuat dirinya terbangkit menginginkan Anda! Setelah dinner akan membawa situasi fisiologi yang ngantuk dan capai. Secara psikologis, dinner akan membangkitkan perasaan lebih anggun sehingga akan tercipta jarak yang lebih besar sehingga Anda harus mengirim sopir untuk segera mengantarnya pulang!

 

Jadi, apa yang lebih baik daripada dinner? Saya usulkan ajak dia untuk afternoon tea! Mengapa? Karena, suasana yang ringan, tanpa makanan berat, dan sajian teh yang berkualitas akan menstimulasi dia untuk lebih berkonsentrasi menyambut pembicaraan Anda! Wow! Its that so easy? Jelas tidak mudah. Tetapi dengan kesiapan dan kemampuan komunikasi Anda, afternoon tea akan membuka lebih banyak kesempatan bagi Anda untuk mengeksplorasi diri Anda di depan dia. Artinya, Anda memiliki lebih banyak kesempataan di sore hari itu untuk membangkitkan kesenangan dia pada diri Anda.

 

Baiklah, kita sudah sepakati untuk mencoba afternoon tea daripada dinner. Lantas, dia menerima ajakan Anda untuk minum teh di sore hari. Sebelum kita cermati apa yang akan Anda bicarakan, ijinkan saya tanyakan hal ini pada Anda. Siapa yang akan membayar bill?

 

Seorang pembaca pernah tanyakan hal ini pada saya. Menurut dia, seharusnya laki- laki yang membayarnya, bukan perempuan. Ia juga bilang, lelaki harus menjadi gentleman yang menjaga dan melayani perempuan, karena itulah bukan hanya pada waktu bayar- membayar bon restoran tetapi juga hadian atau bingkisan yang diinginkannya!

 

Bagaimana pendapat Anda? Saya memang mengalaminya dan tidak pernah berhenti berpikir, bahwa mengapa lelaki harus terus menerus menyiapkan dompet lebih tebal jika akan kencan? Pernah saya tanyakan hal ini pada ibu saya, dan Anda tahu apa jawaban beliau? Ibu saya bilang, ‘Ya pantaslah! Laki-laki khan memang yang harus membayar!’ Tetapi dalam hati saya terbayang bahwa laki-laki harus membayar perempuan untuk mendapatkan perhatiannya, mendapatkan kasih sayangnya dan mendapatkan seks! Wow...!

 

Saya mulai memahami jika kebanyakan laki-laki yang mampu membayarlah yang bisa mengajak kencan perempuan. Dan saya sangat memahami bila kebanyakan laki-laki membayar perempuan untuk mendapatkan hal-hal yang diinginkannya. Itulah yang terjadi mengapa tidak pernah ada kesetaraan. Lha wong, si perempuan juga merasa lebih dihargai bila dibayari. Tidak heran jika saya pernah selalu kalah didepan perempuan.

 

Tetapi, mari kita coba cermati. Ada beberapa hal yang saya yakin berlaku umum baik di antara perempuan dan laki-laki dalam hal kencan.

 

Orang-orang pada umumnya, baik laki-laki atau perempuan secara intuisi mengetahui bahwa mereka sedang ‘dikejar’. Segera setelah sadar bahwa sedang ‘dikejar’, biasanya adalah ‘naikkan harga’. Ini adalah prinsip ekonomi yang mungkin juga berlaku di pergaulan. Ketika ‘harga’ naik (maksudnya adalah dia menyadari bahwa Anda sungguh-sungguh menyukai dia, dan dia mulai membuat skenario ‘tidak mudah didapat’ yang memaksa Anda untuk ‘membuktikan’ kemampuan diri Anda), maka yang kemudian terjadi adalah Anda mulai kehilangan kontrol dengan cepat.

 

Ketika Anda kehilangan kontrol, Anda memiliki dua hal mendasar untuk meresponnya: satu, mengejar dia lebih keras yang membuat dia lebih mengontrol Anda atau dua, menyerah. Anda juga bisa melakukan hal lain yaitu menghindari penyebab yang bisa membuat perempuan menghakimi diri Anda. Mengajak perempuan untuk dinner dan membelikan sesuatu adalah penyebab terbesar yang membuat dia berpikir sedang ‘dikejar’. Tulisan ini tidak bermaksud menentang ide bahwa mengajak seorang perempuan untuk dinner.

 

Saya hanya membantah pola pikir lama yang mengatakan bahwa Anda bisa mendapatkan perempuan bila Anda membayarnya! Bukankah itu hanya paradigma lama? Mustikah selalu begitu bahwa perempuan di pihak yang dianggap lemah, tidak berdaya sehingga harus dibayarin? Seandainyapun, secara normatif berlaku bahwa seorang laki- laki sepantasnya membayar, maka bukan berarti bahwa perempuan tidak pantas untuk juga membayar. Itu poin penting! Setidaknya, kesejajaran ini berlaku untuk menunjukkan kesaling-membutuhkan.

 

Baiklah, Anda memiliki kesempatan untuk memberikan dia kesempatan menunjukkan bahwa dia juga memiliki andil dalam kencan itu. Secara psikologis, andil atau kontribusi adalah aktualisasi dari pribadi bebas dan memiliki keinginan. Dan setiap orang, tidak peduli laki-laki atau perempuan tidak terlepas dari situasi psikologis itu. Baiklah, kita membahas hal lain. Sewaktu Anda menemukan dia yang sangat menarik, yang membuat Anda ingin mengetahuinya lebih dalam lagi.

 

Dalam hati Anda terbangkitkan, ’saya akan ajak dia minum teh, agar bisa mendapatkan waktu untuk berbincang-bincang.’ Mungkin, kalau Anda terbiasa berpikir lebih provokatif, Anda bisa memulai dengan kata-kata dalam diri Anda ’Saya akan memberikan kesempatan pada dia untuk membuktikan bahwa dia tidak sekedar punya wajah cantik’.

Dengan pola pikir yang lebih provokatif ini, membawa psikologi dan fisiologi Anda maju selangkah daripada sekedar memintanya untuk kencan. Anda akan memiliki sikap yang Anda butuhkan untuk menghadapi perempuan dan sikap Anda membuktikan bahwa Anda sedang menilai dia perempuan yang menarik atau tidak menarik. Lebih baik daripada, anda mulai dengan berpikir bahwa Anda sedang menciptakan situasi ’mengejar’ dia. Mulailah dengan otak Anda, ciptakan skenario bahwa Anda sedang membuktikan bahwa dia cukup ’menarik dan pantas bagi Anda’. Lantas bagaimana kata-kata yang tepat sehingga Anda dalam situasi yang lebih baik daripada menghiba mengajaknya keluar? ”Maukah makan malam bersama saya?” itukah kalimat yang terpikir oleh Anda? Saya harap tidak. Bagaimana jika Anda mencoba: ”Saya nanti sore akan minum teh di ...., itu restauran favorit saya. Jika Anda mau, silahkan minum bersama saya.” Sedikit lebih baik? Ya. Susah? Ya, tergantung kebiasaan Anda berkomunikasi dengan cara yang kreatif. Biasakan membangun komunikasi yang menarik. Ambil sesaat dan pikirkan sepuluh macam yang bisa Anda lakukan bersama dengan teman kencan Anda.

 

Biasakan Anda bersikap bahwa Anda terbiasa menghadapi hal ini, dengan cara ini akan menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih besar dalam diri Anda dan itu akan terpancar keluar yang diterima oleh teman kencan Anda. Apa yang saya ingin katakan disini adalah jangan sampai terpancar bahwa Anda membayar perhatiannya. Meskipun, kemudian Anda kemudian memutuskan membayar bon di kencan pertama Anda. Tetapi mungkin, Anda memutuskan untuk tidak mengajaknya minum teh di saat pertama kali Anda kenal selangkah daripada sekedar memintanya untuk kencan. Anda akan memiliki sikap yang Anda butuhkan untuk menghadapi perempuan dan sikap Anda membuktikan bahwa Anda sedang menilai dia perempuan yang menarik atau tidak menarik. Lebih baik daripada, anda mulai dengan berpikir bahwa Anda sedang menciptakan situasi ’mengejar’ dia. Mulailah dengan otak Anda, ciptakan skenario bahwa Anda sedang membuktikan bahwa dia cukup ’menarik dan pantas bagi Anda’.

 

Lantas bagaimana kata-kata yang tepat sehingga Anda dalam situasi yang lebih baik daripada menghiba mengajaknya keluar? ”Maukah makan malam bersama saya?” itukah kalimat yang terpikir oleh Anda? Saya harap tidak. Bagaimana jika Anda mencoba: ”Saya nanti sore akan minum teh di ...., itu restauran favorit saya. Jika Anda mau, silahkan minum bersama saya.” Sedikit lebih baik? Ya. Susah? Ya, tergantung kebiasaan Anda berkomunikasi dengan cara yang kreatif. Biasakan membangun komunikasi yang menarik.

 

Ambil sesaat dan pikirkan sepuluh macam yang bisa Anda lakukan bersama dengan teman kencan Anda. Biasakan Anda bersikap bahwa Anda terbiasa menghadapi hal ini, dengan cara ini akan menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih besar dalam diri Anda dan itu akan terpancar keluar yang diterima oleh teman kencan Anda. Apa yang saya ingin katakan disini adalah jangan sampai terpancar bahwa Anda membayar perhatiannya. Meskipun, kemudian Anda kemudian memutuskan membayar bon di kencan pertama Anda.

 

Tetapi mungkin, Anda memutuskan untuk tidak mengajaknya minum teh di saat pertama kali Anda kenal dia. Anda bisa memanfaatkan kalimat ini: ’Terima kasih. Sangat menarik berbicara dengan Anda. Saya harus segera keluar untuk keperluan lain. Hey, wanita seperti Anda pasti suka komputer, punyakah alamat email?’ Kebanyakan perempuan yang Anda minati, akan menjawab ’ya’. Maka segera Anda sodorkan pena dan kartu nama Anda.

 

Lantas, apa yang akan Anda tuliskan di email? Mungkin ini saran yang baik, ”Hi...apa kabar? Waktu ketemu Anda di ..... hari.... Maaf waktu itu saya cukup sibuk dengan agenda lain. Bisakah kita bertemu minum teh lusa? Seandainya bisa, please reply ke email saya atau sms saya di nomor ........, terima kasih. See you soon” jangan lupa tuliskan nama Anda. Well, selanjutnya terserah Anda.

 

Setidaknya ada dua hal penting yang kita bisa pelajari hari ini. Pertama adalah, jangan perlu tampak bahwa Anda ‘mengejar’, Anda lebih baik menunjukkan bahwa Anda memberinya kesempatan agar dia bisa mengenal Anda lebih jauh. Kedua, tidak perlu tergesa-gesa.

 

Gunakan strategi komunikasi yang kreatif dan membangun kedekatan secara bertahap. Sekali waktu perlu menguji coba keberuntungan Anda. Dengan dua pelajaran ini, Anda bisa berharap mendapatkan respon cepat, instant yang membawa ke hubungan lebih dekat, atau bisa jadi tidak berlanjut. She’s gone away! Anda akan kecewa? Tergantung. Tetapi saya bisa pastikan bahwa kekecewaan itu hanya sesaat.

 

Sukses menjalin kencan dengan dia adalah proses, bukan kencannya itu sendiri. Semakin mahir Anda melakukan komunikasi kreatif, semakin mudah Anda menemukan dating Anda.

mod_vvisit_counterHari ini112
mod_vvisit_counterMinggu ini536
mod_vvisit_counterBulan ini7813
mod_vvisit_counterTotal702790

We have: 2 guests, 1 bots online
Your IP: 38.107.179.238
 , 
Today: May 21, 2012

Pendapat anda mengenai Leadership Park





Popular News

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LEARNING ORGANIZATION

LEARNING ORGANIZATION  

LEARNING ORGANIZATION Anto Rohmawan Diretur Pengembangan LEMBAGA KONSULTASI PEMUDA & WIRAUSAHA The best thing in the Learning Process is “ Learning Together “ Perkembangan dunia bisnis dalam era saat ini dihadapkan pada proses perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Lingkungan global yang semakin kompetitif dan beraneka ragam menuntut kebijakan strategis…

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang MENGACAUKAN KINERJA TEAM 

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM Sebuah team kerja menghadapi hari terakhir sebelum deadline. Mereka sedang duduk di ruangan rapat untuk progress review meeting. Satu persatu staff menyajikan hasil tugasnya. Akhirnya, sampai pada giliran salah satu staff……… tetapi tidak ada presentasi apapun…karena staff itu tidak datang. Maka, pimpinan memutuskan, bahwa…

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ?

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? 

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? Anda pernah menemukan karyawan pendiam? Karyawan yang tidak banyak bicara. Ia seolah berada dalam dunia lain, dunianya sendiri. Fisiknya ada di kantor, tetapi isi kepalanya tampak berada diluar. Bila dalam suasana meeting, ia lebih banyak duduk tidak memperhatikan apa yang terjadi. Ia tampak…

mengelola si negatip !

mengelola si negatip ! 

Mengelola Si Negatif ! Kunci penting yang dimiliki para Manager atau Supervisor adalah authority. Anda, para Leader memiliki authority itu, tetapi bagaimana menggunakannya untuk mencapai tujuan, itu adalah Leadership. Anda tidak bisa serta merta meminta orang mengubah sikap mereka sendiri. Tetapi Anda bisa memaksa orang berubah dengan niatnya sendiri. Bagaimana…

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda 

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda Berbicara seorang Dani Firnanda berarti kita tengah membicarakan pengabdian seorang anak bangsa kepada daerah asalnya. Sepak terjang yang dilakoni Dani, tertata dengan baik. Ia memberikan keahliannya untuk membantu meringankan beban warga Samarinda yang hidup dalam keterbatasan. Coba simak antrian masyarakat…

“SEC SEC” Secretary in a SECRET

“SEC SEC” Secretary in a SECRET 

“SEC SEC” Secretary in a SECRET Kita ketemu kembali dalam ulasan topic “Sec Sec” (membacanya sambil menutup bibir dengan satu jari telunjuk seperti ada sebuah pembahasan yang tidak boleh dibicarakan lebih lanjut kepada orang lainnya). Ini seperti sebuah dilemma karena menambah beban rahasia di hati yang ingin sekali bergossip menceritakan…

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA 

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA “Ruang yang romantis, warna ruang dengan nuansa lembut, lampu remang-remang, di sertai wewangian dengan aromatherapy dan  musik yang mengalun lembut, di tambah kaca di seluruh ruangan……”, sejenak dia terdiam, matanya menerawang membayangkan ruang bercinta imajinasinya , ”Tempat tidur yang cukup luas dan  tidak menimbulkan suara gaduh, sebuah…

Memimpin di tengah kesulitan

Memimpin di tengah kesulitan  

Memimpin di tengah kesulitan Sebuah kepemimpinan tidaklah selalu berjalan mulus, kadangkala waktu sulit mampir untuk menguji kesabaran dan ketekunan Anda. Apabila Anda merasa diri Anda sebagai pemimpin yang berkualitas tinggi, dan ketika waktu sulit hadir untuk menguji kualitas total dari kepemimpinan Anda, maka disitulah Anda harus berdiri tegar dan super…

Kredibilitas Pemimpin

Kredibilitas Pemimpin 

Kredibilitas Pemimpin Ketika suatu organisasi akan mengadakan perubahan maka faktor kredibilitas dan kepemimpinan menjadi hal utama. Kredibilitas merupakan hal paling potensial kalau perusahaan mau unggul dalam persaingan pasar. Kedudukannya sebagai sumber enerji positif dari dalam seorang pemimpin. Di dalamnya ada beragam nilai seperti kepercayaan tinggi, kepemimpinan mumpuni, karakter pribadi, kompetensi,…

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu 

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtuh.. Istilah  “Hutan Bakau” mungkin tak asing lagi ditelinga para leaders. bahkan sesekali kita mungkin berkesempatan untuk melihatnya, walau hanya dari kejauhan. Tapi pernahkah kita menyadari betapa besarnya fungsi dan kegunaan hutan bakau bagi kelestarian lingkungan kita? Seringkali kita lupa akan hal itu. Peran dan…

Pre 1 2 3 4 5 Next