Biar Lamban Asal di Kanan

User Rating: / 1
PoorBest 
Biar Lamban Asal di Kanan

Lamban itu artinya, ya sangat pelan. Tidak pelan tetapi sangat pelan. Disebut lamban bila dibandingkan dengan benda lain yang bergerak lebih pelan. Saya yakin Anda pernah merasakan hal yang disebut lamban ini. Bila Anda sedang setir mobil, Anda bisa memilih jalan lamban atau ngebut. Patokan bagi Anda untuk bisa disebut lamban atau ngebut adalah kecepatan mobil lain. Atau juga bisa pakai patokan speedometer dan batasan kecepatan yang diijinkan oleh rambu lalu lintas. Batasan kecepatan itu menjadi panduan bagi Anda, berapa cepat atau berapa pelan Anda boleh memacu kendaraan Anda.

Kanan, adalah kebalikan dari kiri. Kanan juga bisa diartikan sebagai posisi yang menguntungkan. Posisi strategis dari sebuah jabatan. Kalau posisi seseorang sebagai tangan kanan si A, maka posisi itu dianggap sangat penting. Kalau posisi Anda di kiri, itu artinya sekedar pelengkap. Tangan kiri lebih banyak digunakan untuk urusan-urusan lain yang dianggap kurang penting. Kecuali orang kidal.

Apa hubungan antara lamban dengan kanan? Inilah yang menarik. Jika saat ini Anda sedang setir mobil, pasti banyak was-wasnya, soalnya harus mampu bermanuver zig-zag kiri kanan kalau harus mendahului mobil didepan. Anda juga bakal sering banget bikin dosa, soalnya terpaksa ngumpat-umpatin orang lain meskipun dalam hati. Lha kenapa? Lha wong gak ada lagi sopir-sopir yang ikuti aturan jalan kok. Aturan-aturan itu cuma ada diatas kertas sewaktu ujian SIM.

Coba Anda bayangkan, saat ini Anda sedang setir di jalan tol atau di Pantura. Kalau Anda mau nyalib mobil di depan Anda, Anda musti nyalib dari kiri tho? Lha iya, soalnya sopir-sopir sekarang pada merasa lebih nyaman jalan pelan-pelan di kanan. Nyalib dari kiri ini membuat was-was dan deg-degan. Soalnya mobil-mobil kita tidak dirancang untuk nyalib dari kiri. Setirnya ada di kanan. Kalau Anda musti nyalib dari kiri, Anda musti meliukkan badan dan kepala kesamping kiri agar bisa melongok kedepan dan memastikan kondisi depan aman. Kayak si Valentino Rossi, si jagoan meliuk-liukkan tubuh biar motornya gak jatuh.

Apalagi bila didepan Anda bus atau truk besar, mereka paling jagoan kalau bikin sopir-sopir lain rajin meliuk-liuk supaya bisa salib-menyalib dari kiri. Rambu-rambu gunakan jalur kiri sudah tidak ada artinya lagi. Antrian sopir lain yang mau nyalib dia, yang membuat lalu lintas macet dibelakang bukan urusannya. Kalau dulu, yang paling hobi jalan lamban di kanan itu sopir-sopir bus dan truk besar-besar, sekarang hobi ini sudah menjalar ke sopir-sopir mobil kecil, semacam minibus atau sedan-sedan. Peraturan jalan di sebelah kiri, telah menguap entah dimana. Mirip seperti aturan bagi sepeda motor untuk menyalakan lampu siang hari, yang sekarang udah tidak ada lagi gregetnya.

Tampaknya memang enak jalan pelan-pelan di kanan. Tidak perlu pusing dengan urusan orang lain yang mustinya bisa jalan lebih cepat. Kalau mau lebih cepat...ya silahkan salib dari kiri. Kalau mau ikutan pelan-pelan ya silahkan dibelakang. Tampaknya sudah menjadi perilaku atau budaya baru.

Perilaku ini menunjukkan mentalitasnya. Bukan hanya terjadi di jalan raya, mentalitas biar lamban asal di kanan ini juga terjadi sangat kuat di dunia birokrasi kita. Lamban karena sudah berumur, tetapi tetap nyaman dengan posisi di kanan. Sebagian birokrat kita di jajaran atas, bagaikan truk-truk dan bus-bus besar yang sudah berumur dan tidak bisa melaju cepat. Tetapi tetap dengan nyaman berjalan lamban dikanan yang mengakibatkan proses-proses reformasi pola pikir menjadi terhambat sangat serius. Jajaran ini sudah susah mengakomodir ide-ide dan inovasi baru yang dianggap “membahayakan”. Tetapi sejauh itu aman ya silahkan asalkan posisi tetap di kanan, tetap menikmati posisi strategis yang hangat dekat dengan lingkaran kekuasaan.

Memang, semakin berumur, semakin konvensional cara berpikir, bertindak dan bereaksi terhadap perubahan. Semakin mapan, semakin tumbuh kekhawatiran karena sensitif dengan gerakan yang mengarah ke perubahan. Fenomena ini terlihat jelas di generasi birokrat senior kita. Susah melihat laju kemajuan jaman dan menjadi sangat susah untuk tahu diri bahwa ada junior-juniornya yang lebih mumpuni dari dirinya. Susah untuk tahu diri bahwa dirinya sudah tidak produktif lagi, sekaligus percaya dirinya malahan semakin meningkat.

Mentalitas ini menjadi penghambat serius bagi perkembangan kinerja. Generasi birokrat tua yang terus menerus nyaman di kanan, sadar atau tidak sadar telah membuat upaya-upaya reformasi pola pikir menjadi macet. Ide-ide dan inovasi-inovasi baru bakalan mandeg dan kemajuan menjadi utopia. Upaya perubahan perbaikan menjadi hambatan tanpa upaya perbaikan.

Meskipun pengalaman memang dibutuhkan... tapi haruskah kita memelihara mentalitas biar lamban asal di kanan...? Salam leader..!

DanG

Direktur LeadershipPark

mod_vvisit_counterHari ini111
mod_vvisit_counterMinggu ini535
mod_vvisit_counterBulan ini7812
mod_vvisit_counterTotal702789

We have: 3 guests, 8 bots online
Your IP: 38.107.179.240
 , 
Today: May 21, 2012

Pendapat anda mengenai Leadership Park





Popular News

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LEARNING ORGANIZATION

LEARNING ORGANIZATION  

LEARNING ORGANIZATION Anto Rohmawan Diretur Pengembangan LEMBAGA KONSULTASI PEMUDA & WIRAUSAHA The best thing in the Learning Process is “ Learning Together “ Perkembangan dunia bisnis dalam era saat ini dihadapkan pada proses perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Lingkungan global yang semakin kompetitif dan beraneka ragam menuntut kebijakan strategis…

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang MENGACAUKAN KINERJA TEAM 

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM Sebuah team kerja menghadapi hari terakhir sebelum deadline. Mereka sedang duduk di ruangan rapat untuk progress review meeting. Satu persatu staff menyajikan hasil tugasnya. Akhirnya, sampai pada giliran salah satu staff……… tetapi tidak ada presentasi apapun…karena staff itu tidak datang. Maka, pimpinan memutuskan, bahwa…

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ?

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? 

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? Anda pernah menemukan karyawan pendiam? Karyawan yang tidak banyak bicara. Ia seolah berada dalam dunia lain, dunianya sendiri. Fisiknya ada di kantor, tetapi isi kepalanya tampak berada diluar. Bila dalam suasana meeting, ia lebih banyak duduk tidak memperhatikan apa yang terjadi. Ia tampak…

mengelola si negatip !

mengelola si negatip ! 

Mengelola Si Negatif ! Kunci penting yang dimiliki para Manager atau Supervisor adalah authority. Anda, para Leader memiliki authority itu, tetapi bagaimana menggunakannya untuk mencapai tujuan, itu adalah Leadership. Anda tidak bisa serta merta meminta orang mengubah sikap mereka sendiri. Tetapi Anda bisa memaksa orang berubah dengan niatnya sendiri. Bagaimana…

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda 

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda Berbicara seorang Dani Firnanda berarti kita tengah membicarakan pengabdian seorang anak bangsa kepada daerah asalnya. Sepak terjang yang dilakoni Dani, tertata dengan baik. Ia memberikan keahliannya untuk membantu meringankan beban warga Samarinda yang hidup dalam keterbatasan. Coba simak antrian masyarakat…

“SEC SEC” Secretary in a SECRET

“SEC SEC” Secretary in a SECRET 

“SEC SEC” Secretary in a SECRET Kita ketemu kembali dalam ulasan topic “Sec Sec” (membacanya sambil menutup bibir dengan satu jari telunjuk seperti ada sebuah pembahasan yang tidak boleh dibicarakan lebih lanjut kepada orang lainnya). Ini seperti sebuah dilemma karena menambah beban rahasia di hati yang ingin sekali bergossip menceritakan…

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA 

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA “Ruang yang romantis, warna ruang dengan nuansa lembut, lampu remang-remang, di sertai wewangian dengan aromatherapy dan  musik yang mengalun lembut, di tambah kaca di seluruh ruangan……”, sejenak dia terdiam, matanya menerawang membayangkan ruang bercinta imajinasinya , ”Tempat tidur yang cukup luas dan  tidak menimbulkan suara gaduh, sebuah…

Memimpin di tengah kesulitan

Memimpin di tengah kesulitan  

Memimpin di tengah kesulitan Sebuah kepemimpinan tidaklah selalu berjalan mulus, kadangkala waktu sulit mampir untuk menguji kesabaran dan ketekunan Anda. Apabila Anda merasa diri Anda sebagai pemimpin yang berkualitas tinggi, dan ketika waktu sulit hadir untuk menguji kualitas total dari kepemimpinan Anda, maka disitulah Anda harus berdiri tegar dan super…

Kredibilitas Pemimpin

Kredibilitas Pemimpin 

Kredibilitas Pemimpin Ketika suatu organisasi akan mengadakan perubahan maka faktor kredibilitas dan kepemimpinan menjadi hal utama. Kredibilitas merupakan hal paling potensial kalau perusahaan mau unggul dalam persaingan pasar. Kedudukannya sebagai sumber enerji positif dari dalam seorang pemimpin. Di dalamnya ada beragam nilai seperti kepercayaan tinggi, kepemimpinan mumpuni, karakter pribadi, kompetensi,…

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu 

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtuh.. Istilah  “Hutan Bakau” mungkin tak asing lagi ditelinga para leaders. bahkan sesekali kita mungkin berkesempatan untuk melihatnya, walau hanya dari kejauhan. Tapi pernahkah kita menyadari betapa besarnya fungsi dan kegunaan hutan bakau bagi kelestarian lingkungan kita? Seringkali kita lupa akan hal itu. Peran dan…

Pre 1 2 3 4 5 Next