Dunia telah disesaki oleh berbagai -isme yang berusaha menawarkan berbagai jalan menuju kesejahteraan umat manusia dimuka bumi. Tak jarang –isme-isme ini berposisi saling menegasi dan saling gusur satu sama lainnya. Ada kapitalisme yang memandang manusia tak lebih dari nilai tukar dan menjadi dasar hukum sah nya eksploitasi terhadap sesama manusia yang kelak melahirkan imperialisme. Disisi lain berdiri sosialisme yang mengusung ide kemakmuran bagi seluruh umat manusia dengan usaha-usaha kolektif yang produktif yang mengedepankan kepemilikan alat produksi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Sejak lahirnya, kedua teori besar ini menarik begitu banyak penganut yang begitu mempecayai kesahihannya, ibarat dua buah kutub magnet yang saling tarik. Ditengah pasang surut keduanya, muncul sebuah –isme baru yang menawarkan sebuah konsep untuk menghadirkan kesejahteraan atau kebahagiaan bagi umat manusia. Sebuah konsep pemikiran yang lahir dari seorang anak bangsa yang berasal dari Wakatobi. Sebuah konsep yang ia beri nama SURGAISME. Apa gerangan surgaisme?
Surgaisme adalah sebuah paham yang menggabungkan antara variabel kecerdasan spiritual dan kecerdasan material dimana kebahagiaan menjadi indikatornya. Menerut penggagasnya, kebahagiaan bukan semata karena pemilikan harta benda dan uang, melainkan ukuran kepuasan yang esensinya adalah kepemilikan materi yang dilandasi TIGA RASA TERIMAKASIH. Yang pertama adalah syukur kepada Tuhan yang maha kuasa, yang kedua adalah terimakasih kepada sesama manusia dan yang ketiga adalah terimakasih kepada alam semesta.
Ajaran surgaisme meyakini bahwa dunia luar seseorang sangat tergantung pada dunia batinnya atau sisi ”dalamnya”. Dan sisi ”dalam” manusia itu bergantung kepada pandangan rohani yang bersumber dari rasa syukur kepada Tuhan, manusia dan alam semesta. Oleh karena itu kecerdasan spiritual (SQ) seseorang sangat menentukan dunia luarnya (MQ).
Sekelumit pembahasaniatas adalah sedikit dari begitu banyak nilai-nilai yang tertuang secara gamblang pada buku berjudul ”Surgaisme Landasan Tata Dunia Baru” yang digagas dan ditulis oleh Hugua, seorang bupati yang sarat sanjungan atas prestasinya. Dalam buku setebal 141 halaman ini Hugua mencoba membagikan resep rahasia dibalik keberhasilannya sebagai seorang pemimpin yang sukses tak hanya mengoptimalkan kekayaan alam untuk kemakmuran rakyatnya tapi juga mampu menjaga kelestarian alamnya. Atau singkat kata buku ini berisi tentang kunci sukses seorang Hugua. Sebuah teladan yang sempurna bagi setiap pemimpin... Bisa dibilang kebangkitan kabupaten Wakatobi sedikit banyak merupakan manifestasi dari keberhasilan teori Surgaisme yang digagas Hugua ini. Jikalau –isme baru ini terbukti mampu menghadirkan ’surga’ di bumi Wakatobi maka bukan tak mungkin hasil yang sama akan diperoleh jikalau diterapkan ditempat lain yang lebih besar seperti di negeri ini..dibumi...atau didiri kita..
Selamat membaca....
Judul : Surgaisme Landasan Tata Dunia Baru,
Penulis : Hugua,
Penerbit : Aura Publishing
![]() | Hari ini | 110 |
![]() | Minggu ini | 534 |
![]() | Bulan ini | 7811 |
![]() | Total | 702788 |