Animo masyarakat dan pemerintah dalam memperingati hari jadi Kota Jakarta tahun ini benar – benar meningkat. Jakarta yang kini genap berusia 484 tahun terlihat sangat sibuk menata wajahnya. Kian Ditata dan Kian Dicinta, itulah slogan HUT JAKARTA ke 484 tahun 2011.
Selama kurang lebih enam pekan, Jakarta menyelenggarakan even peringatan disetiap tempat. Mulai dari Bazar hingga Expo. Mulai dari jalanan maupun pusat perbelanjaan. Banyak hal yang dipertunjukan seperti pawai, pertunjukan kesenian daerah, hingga festival.
Rabu, 22 juni 2011 tepatnya Hari Ulang Tahun Jakarta, Gubernur DKI Fauzi Bowo memperingatinya dengan menggelar acara apel dan pemotongan tumpeng di lapangan Monumen Nasional (Monas). Acara ini turut dihadiri oleh beragam lapisan dan profesi masyarakat. Mulai dari pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, TNI, Polri, personel Satuan Polisi Pamong Praja, dan para pelajar. Uniknya sebagian dari mereka menggunakan busana adat betawi ciri khas Kota Jakarta.
Gubernur berharap pada ulang tahun Kota Jakarta yang ke 484 ini, Kota Jakarta dapat menjadi momen untuk memperbaiki, mengevaluasi, mengoreksi, dan intropeksi segala kekurangan. Selain itu mantan Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi ini juga berharap di usia Jakarta yang semakin matang, warga Ibu Kota dapat lebih terpanggil hatinya untuk lebih mencintai kotanya. Ketika ditanyakan mengenai masalah krusial Ibukota yaitu banjir dan macet ia menyadari dan meminta agar masyarakat dapat ikut berperan dalam membantu menyukseskan kebijakan pemerintah dalam penanggulangan bencana banjir dan kemacetan. Beliau juga mengatakan masa depan Jakarta hanya akan lebih baik apabila segenap warganya bersama pemerintah provinsi (Pemprov) berkomitmen menjadikan ibu kota yang selalu berkembang dinamis menuju arah yang lebih baik. Setelah menyampaikan pidatonya Foke melanjutkan acara pada malam hari dengan kemeriahan pesta kembang api yang ditembakan ke udara selama 30 menit berturut – turut.
Di tempat lain juga digelar beragam acara seperti PRJ atau Jakarta Fair yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari Kamis, 9 Juni 2011 pukul 19.00 WIB di JI EXPO Kemayoran. Acara yang akan dilangsungkan sampai tanggal 10 Juli 2011 ini menghadirkan ratusan hiburan dan peluang bisnis bagi seluruh masyarakat baik Nasional maupun Mancanegara. Untuk hiburan, penyelenggara telah menyediakan tiga panggung, masing-masing Panggung Utama, Panggung Gambir, dan Panggung Jazz Vaganza sebagai jazz corner. 250 grup band, serta sejumlah musisi dan artis dari jajaran top hingga pendatang baru akan dihadirkan dalam pagelaran konser selama 32 hari. Adalagi panggung budaya sebagai apresiasi terhadap seni tradisional Betawi akan dilangsungkan di Panggung Gambir. Acara bertajuk "Batavia Week" ini akan berlangsung pada 28 Juni hingga 2 Juli. Khusus tanggal 24-26 Juli, JI Expo bekerja sama dengan Bems Radio menyelenggarakan Acara 'Tribute to Benyamin S'. Sedangkan dalam segi bisnis PRJ akan diikuti lebih dari 2.600 perusahaan nasional dan multinasional. Untuk itu, pihak JI Expo yang menjadi penyelenggara untuk kedelapan kalinya telah menyediakan 1.300stand, belum termasuk outlet dan warung-warung sederhana yang disediakan bagi pedagang kecil
Selang empat hari kemudian pemerintah kembali menggelar acara yaitu Festival Pasar Baroe (26/06/2011). Festival ini juga merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat sekitar Pasar Baroe. Pada saat itu Festival dibuka secara resmi oleh Walikota Jakarta Pusat, Syaefullah. Festival Pasar Baroe akan dilaksanakan selama tiga hari. Dimulai hari ini dengan parade budaya dan berakhir Ahad, 26 Juni 2011. Pada saat pembukaan iringan parade berarak mengelilingi Pasar Baroe. Kepala Suku Dinas Pariwisata Jakarta Pusat, Triyugo Prasetio menyebutkan selain parade, festival juga dimeriahkan dengan bazar kuliner, dan panggung hiburan. Selama tiga hari berturut-turut warga akan mendapat sajian hiburan dari pelawak dan artis betawi. Selain itu, yang tak kalah menarik dari Festival Pasar Baroe ini adalah diskon gila-gilaan hingga 70 persen yang diberikan toko dan retail yang ada di Pasar Baroe. Pesta diskon ini kata dia selain untuk menyemarakkan program Jakarta Great Sale juga untuk mengajak masyarakat datang dan berbelanja ke Pasar Baroe.
Terakhir yang menjadi puncak hari peringatan Ulang Tahun Jakarta,dilaksanakan serentak di wilayah Jakarta Pusat berbarengan dengan hari bebas kendaraan bermobil ( car free day). Banyak sekali kegiatan yang dipilih masyarakat dalam rangka memeriahkan acara. Sebagian besar orang,jalan – jalan menggunakan sepedanya atau bergabung dengan event bersepeda. Ada pula yang melakukan long march, pawai mobil hias yang disebut Jakarnaval, dan bahkan beberapa komunitas seperti komunitas bambu merayakannya dengan mengadakan perjalanan wisata masup Jakarta yang membahas tentang tempat – tempat tua di Jakarta yang telah tua dan hilang. Dan bagi yang malas beraktivitas dibawah sinar matahari, pemerintah juga telah mengaturnya dengan mengadakan acara Jakarta Great Sale yang berlangsung di pusat – pusat perbekanjaan yang ada di Jakarta. Wah, dengan beragam acara peringatan Ulang Tahun yang diselenggarakan dan Kotanya yang kian ditata, sepertinya memang Jakarta semakin layak untuk dicinta.
(dya)
![]() | Hari ini | 110 |
![]() | Minggu ini | 534 |
![]() | Bulan ini | 7811 |
![]() | Total | 702788 |