Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda
Berbicara seorang Dani Firnanda berarti kita tengah membicarakan pengabdian seorang anak bangsa kepada daerah asalnya. Sepak terjang yang dilakoni Dani, tertata dengan baik. Ia memberikan keahliannya untuk membantu meringankan beban warga Samarinda yang hidup dalam keterbatasan.
Coba simak antrian masyarakat yang begitu antusias setiap kali Dani mengadakan program pengobatan gratis di seluruh kota Samarinda. Atau ceramah-ceramah kesehatan dan pengobatan para lansia yang selalu disambut suka cita oleh masyarakat. ”Ya seperti ini kesibukan saya. Pasien silih berganti datang, entah pagi, siang atau malam ada saya setiap hari yang datang. Ada yang minta diperiksa, dioperasi kecil sampai hanya minta obat, semua saya layani. Tidak memandang tua, muda dan tidak juga memadang SARA (suku, agama, ras dan antar golongan). Semua saya layani,” tuturnya dengan senyum ramah. Bagi Dani, suami dari Tirda Aulia ini adalah panggilan hati.
Dani memang dilahirkan menjadi pemimpin yang pejuang, berpikir cerdas dan sekaligus pekerja keras. Dr. H. Dani Firnanda, MM, begitulah nama lengkapnya, adalah putra asli Samarinda. Gelar kedokterannya ia peroleh dari Universitas Airlangga, Surabaya. Sementara gelar MM ia peroleh di Universitas Mulawarman. Sederet gelar yang ia miliki tak lantas membuat ayah dua anak ini merasa puas, bukan untuk mengejar titel tapi untuk mengabdikan ilmu yang ia miliki untuk masyarkat.
Tak hanya dikenal sebagai seorang dokter yang berjiwa sosial tinggi, Dani juga dikenal sebagai pengusaha sukses di Samarinda. Ia menjadi Direktur di Mesra Grup. Jiwa kepemimpinannya terus terasah melalui aktivitasnya diberbagai ormas yang ada di daerahnya. Sebut saja Pembina Ormas Gema Peduli Sosial Kaltim, Ketua Yayasan Bunga Bangsa, Ketua Umum Kerukunan Bubuhan Banjar Kota Samarinda, Sekretaris Pengcab POBSI Kota Samarinda, Ketua I Pengda Percasi Kaltim hingga Pengurus NU wilayah Kaltim. Deretan aktifitas itu membuat Dani matang sebagai seorang pemimpin. Kesuksesannya dalam bisnis tak menyurutkan Dani Firnanda untuk terus berkiprah mendorong terciptanya keadilan bermasyarakat di Samarinda. Bersama kawan- kawannya di Gema Peduli Sosial Kaltim, Dani terjun langsung dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia tak sungkan untuk berbasah-basah diguyur hujan atau bermandi peluh dibawah terik matahari guna memberi bantuan langsung kepada para korban banjir atau pada hajatan sunatan masal kepada lebih dari 200 anak atau kegiatan lainnya. Ya, tak ada rintangan yang cukup berarti yang mampu menghalangi tekadnya berbuat kebaikan demi masyarakat Samarinda.
Perhatian dan kepedulian Dani Firnanda kepada masyarakat tak hanya diwujudkan melalui pengobatan gratis, namun juga melalui aspek yang lain, seperti pendidikan, pengajian serta pembinaan olahraga. Ia tak segan-segan untuk menyisihkan hasil bisnisnya untuk kerja- kerja sosial. Maka tak heran jika sebentar ia terlihat ditengah kerumunan masyrakat yang hendak berobat, sementara diwaktu yang lain ia hadir pada sebuah pengajian dipelosok kampung atau dikegiatan-kegiatan olahraga masyarakat. Walau telah begitu banyak kegiatan sosial yang telah ia lakoni, tapi seorang Dani tak pernah merasa cukup berbuat untuk rakyatnya. Ia selalu ingin berbuat lebih.
Pola pikir cerdas dan modern dengan sikap sederhana dan merakyat membuat Dani Firnanda sangat dikenal warga Samarinda. Sebuah ciri kepemimpinan yang lahir dari sosok berjiwa kerakyatan. Ciri itu biasa menonjolkan kepentingan orang banyak.
Dimulai dari Keluarga
Keberhasilan seorang pemimpin, sangat dipengaruhi dari keluarga yang harmonis. Kondisi rumah, keluarga, isteri dan anak. Dani Firnanda merasa beruntung, ia hidup bahagia dan bersyukur karena didukung isteri yang pengertian dan baik.
“Alhamdulillah, saya punya istri yang sangat memahami tentang cita-cita saya untuk masyarakat Samarinda.” Ungkap Dani Firnanda menjelaskan peran istrinya Tirda Aulia. Suami istri ini memahami bahwa syarat menjadi pemimpin adalah harus dekat dengan rakyat.
“Kita harus mampu berbuat banyak. Di masa depan, tidak boleh ada warga Samarinda yang miskin. Tidak boleh ada warga Samarinda yang tidak memiliki kesempatan berobat dan mengenyam pendidikan. Semua warga Samarinda harus memperoleh kesempatan bekerja atau berusaha bisnis. Semua itu adalah tugas penting seorang pemimpin. Memfasilitasi dan menyediakan sarana pengobatan, pendidikan, membuka lapangan kerja dan membuka kesempatan berusaha. Dengan cara itu, seorang pemimpin bisa membantu orang banyak.”
Jawaban itu menunjukkan visi Dani yang sederhana namun luar biasa.
Mengabdi dan Berbuat Nyata Untuk Samarinda
Apakah cita-cita seorang Dani Firnanda bagi Samarinda? Ia bertekad untuk mewujudkan kota samarinda yang Beriman, Bersih, Bebas Banjir, Sehat, Ekonomi Terangkat, Cerdas dan Indah, sebagaimana tertuang dalam visi ”7 Bintang Cita- cita” untuk kota Samarinda.
Selain itu juga ia sangat menginginkan Samarinda menjadi kota yang berkarakter dijabarkannya dalam misi: mengembangkan pembangunan berbasis religi dan kearifan lokal, yang berorientasi pada keunggulan pendidikan, kesehatan, industri, perdagangan dan jasa; mengembangkan infrastruktur wilayah yang berbasis nilai-nilai kearifan lokal dan berorientasi pada semangat perubahan kompetisi global; meningkatkan keutuhan lingkungan baik hulu maupun hilir, fisik maupun sosial; dan mengembangkan struktur pemerintahan yang efektif, yang berorientasi kepada kepuasan pelayanan publik, mengembangkan potensi kewirausahaan birokrasi yang berorientasi kemakmuran rakyat.
Kerangka itulah yang ingin ia kembangkan. Karena, menurutnya tidak ada kekuatan untuk membangun sebuah bangsa kecuali berasal dari kekuatan bangsa itu sendiri. Sementara, kekuatan bangsa ini sebenarnya adalah kekuatan kultur wilayahnya. Kekuatan kultur wilayah yang ditopang oleh kekuatan manusianya. “Sehingga menurut saya, setiap orang harus terintegrasi dengan potensi di sekitarnya,” jelas Dani.
Maju, maju dan maju untuk masyarakat Samarinda menjadi tekad Dani Firnanda sebagai Calon Walikota Samarinda. Melihat rakyatnya maju dan sejahtera merupakan kebahagiaan tanpa bandingan baginya. Ia tidak bisa tinggal diam sebab dalam hatinya bergejolak melihat ketidakadilan yang terjadi. “Kalau Tuhan mengijinkan saya memimpin Samarinda, saya tidak akan berpaling dari rakyat.” Katanya penuh tekad.
Dani Firnanda, sosok muda dengan model kepemimpinan yang tegas dengan komitmen kuat terhadap kepentingan rakyat. Ya, berbekal sifat, pemikiran dan sederet prestasi yang diimbangi dengan kemampuannya, cita-cita itu akan mampu ia wujudkan. Harapan masih ada!
Semoga sukses..!
![]() | Hari ini | 108 |
![]() | Minggu ini | 532 |
![]() | Bulan ini | 7809 |
![]() | Total | 702786 |