Memunculkan Pemimpin Idealis

User Rating: / 21
PoorBest 

Sebagai anggota DPR Komisi II, di satu sisi saya sangat sadar akan pentingnya memberantas mafia hukum dan mafia pajak. Tetapi disisi lain saya melihat apapun hasil paripurna DPR minggu lalu, rasanya prospek pemberantasan mafia hukum dan mafia pajak di Indonesia masih sangat suram dan jauh dari yang diharapkan mengingat masih bercampur aduknya agenda reformasi dan perbaikan dengan berbagai kepentingan pribadi dan politik para elit. Artinya, pertumbuhan dan kesejahteraan bangsa kita masih akan dirongrong oleh efek korupsi yang sudah menggurita

basuki t purnama

Sebenarnya saat ini Indonesia memiliki hampir semua modal kunci yang dibutuhkan untuk menjadi suatu bangsa yang besar, bermartabat dan terhormat mulai dari kekayaan alam yang luar biasa, tenaga ahli yang mumpuni, dan kekuatan sektor swasta serta perekonomian rakyat yang dinamis yang terlihat dari kemampuannya untuk bertahan di tengah terpaan krisis global.

Sayangnya satu modal kunci yang sangat minim dimiliki Indonesia adalah pemimpin-pemimpin idealis di pemerintahan yang betul-betul berkomitmen pada tiga prinsip ini: bersih, transparan, dan profesional (BTP). Dengan kata lain, pemimpin yang BTP adalah missing link untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar, bermartabat dan terhormat. Jika tidak ditangani secara serius, missing link ini akan membawa stagnansi bahkan berpotensi menghancurkan segala jerih payah kita di semua sektor lainnya.

Pertanyaannya adalah apa yang bisa dilakukan agar lebih banyak orang-orang yang idealis masuk dalam politik dan pemerintahan? Pertama, harus dilakukan “bersih-bersih” di dalam tubuh berbagai institusi politik di negara kita. Kedua, harus diusahakan agar aturan tentang kontestasi politik di Indonesia membuka peluang bagi individu-individu yang idealis untuk bisa bersaing secara kompetitif dalam kontestasi politik

Reformasi fundamental

basuki t purnamaReformasi pertama- tama harus ditujukan untuk membersihkan institusi politik kita dari oknum-oknum korup dan oportunis. Ini penting agar terobosan-terobosan untuk memperbaiki Indonesia dapat dimunculkan dalam proses pengambilan kebijakan maupun dikerjakan dalam tataran implementasinya secara efektif dan efisien.

Untuk itu perlu sekali adanya institusi; saya usulkan dalam hal ini DPR; yang berani menjadi pionir dalam usaha memberantas oknum-oknum korup dan oportunis ini dengan mengambil langkah terobosan secara internal untuk memperbaiki citra, kredibilitas, dan kinerjanya sendiri. Ada beberapa hal yang perlu dan bisa segera dilakukan secara bertahap.

Pertama, DPR perlu mendorong revisi dalam Undang- undang no. 28 tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas KKN dengan menambahkan pasal yang memberikan sanksi hukum, bukan sekedar administratif, kepada para penyelenggara negara yang terlambat maupun tidak menyerahkan laporan harta kekayaannya (LHKPN-nya) secara akurat. Di dalam Undang-Undang yang sama, perlu ditambahkan aturan yang mewajibkan bagi para penyelenggara negara, untuk mengikutsertakan laporan SPT pajaknya ketika menyerahkan LHKPN-nya agar bisa dilakukan pengecekan konsistensi para penyelenggara negara dalam membayar pajak. Ketidakcocokan harus berakibat pada penyitaan harta para penyelenggara negara tersebut.

Kedua, DPR perlu mendorong revisi dalam UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dengan mewajibkan KPK bukan hanya mempublikasikan LHKPN tetapi juga SPT pajak para penyelenggara negara yang mengumpulkan LHKPN-nya untuk mendorong transparansi dan partisipasi publik dalam mengawasi konsistensi kerja KPK dan pejabat negara lainnya.

Ketiga, Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi perlu direvisi agar aturan pembuktian terbalik perlu diterapkan secara konsisten sebagai metode pembuktian dalam berbagai kasus pengadilan tindak pidana korupsi, terutama untuk semua kasus-kasus yang besar. Ini bisa dijustifikasi karena korupsi di Indonesia sudah dianggap sebagai kejahatan luar biasa.

Keempat, Pemerintah perlu mendukung KPK agar mempunyai wewenang pemeriksaan dan klarifikasi atas LHKPN dan SPT pajak yang dilaporkan. Ini adalah langkah penting agar ada tindak lanjut riil terhadap laporan yang mencurigakan. Untuk memastikan tidak ada tebang pilih politis, KPK sendiri harus menjadi institusi yang bersih dengan juga mempublikasikan LHKPN dan SPT pajak anggotanya.

Kelima, dari sisi kontestasi politik, perlu ada terobosan yang revolusioner agar peluang munculnya pemimpin yang idealis menjadi lebih terbuka. Mengingat saat ini RUU Pemilukada akan dibahas di DPR, alangkah baiknya jika dimasukan pasal kewajiban pembuktian terbalik bagi para kandidat yang berencana maju dalam Pemilukada. Ini adalah ‘pintu masuk’ yang penting harus kita jaga supaya kandidat-kandidat yang maju adalah yang bersih.

Praktisnya, kandidat- kandidat Pemilukada harus membuktikan bahwa kekayaan mereka bukanlah hasil korupsi. Artinya adalah setiap orang yang merasa layak menjadi Gubernur/ Bupati/Walikota harus pula yakin bahwa harta kekayaan yang ia miliki tidaklah bermasalah secara hukum dan bebas dari KKN. Aturan ini akan memberikan disentif yang sangat tinggi bagi para koruptor untuk maju dalam Pemilukada karena memberikan resiko hukum yang besar dan dengan demikian akan membuka peluang bagi para individu idealis untuk bisa bertarung dalam kontestasi politik.

Dukungan publik Sejalan dengan usulan-usulan di atas, dibutuhkan dorongan dan pengawasan publik yang ketat terhadap proses perubahan dan penambahan aturan-aturan di atas. Tanpa dukungan dan partisipasi publik yang langsung, anggota-anggota DPR maupun elit-elit politik lain yang serius memunculkan perbaikan fundamental akan sulit menang jika harus bertarung dengan kekuatan-kekuatan politik yang oportunis dan sudah sangat tersistematis di dalam. Jika usulan-usulan di atas berhasil lolos, saya optimis dalam waktu dekat demokrasi kita akan memunculkan pemimpin dan kepemimpinan yang betul-betul dibutuhkan oleh bangsa ini.

Tentu saja sangat betul bahwa usulan-usulan di atas tidak dapat berdiri sendiri dan butuh perbaikan di aspek-aspek lain. Namun ini bukan berarti perbaikan di salah satu aspek perlu ditunda-tunda dengan alasan menunggu perbaikan di aspek-aspek lainnya. Tulisan bisa dilihat juga di www.ahok.org

mod_vvisit_counterHari ini107
mod_vvisit_counterMinggu ini531
mod_vvisit_counterBulan ini7808
mod_vvisit_counterTotal702785

We have: 2 guests, 13 bots online
Your IP: 38.107.179.236
 , 
Today: May 21, 2012

Pendapat anda mengenai Leadership Park





Popular News

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LEARNING ORGANIZATION

LEARNING ORGANIZATION  

LEARNING ORGANIZATION Anto Rohmawan Diretur Pengembangan LEMBAGA KONSULTASI PEMUDA & WIRAUSAHA The best thing in the Learning Process is “ Learning Together “ Perkembangan dunia bisnis dalam era saat ini dihadapkan pada proses perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Lingkungan global yang semakin kompetitif dan beraneka ragam menuntut kebijakan strategis…

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang MENGACAUKAN KINERJA TEAM 

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM Sebuah team kerja menghadapi hari terakhir sebelum deadline. Mereka sedang duduk di ruangan rapat untuk progress review meeting. Satu persatu staff menyajikan hasil tugasnya. Akhirnya, sampai pada giliran salah satu staff……… tetapi tidak ada presentasi apapun…karena staff itu tidak datang. Maka, pimpinan memutuskan, bahwa…

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ?

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? 

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? Anda pernah menemukan karyawan pendiam? Karyawan yang tidak banyak bicara. Ia seolah berada dalam dunia lain, dunianya sendiri. Fisiknya ada di kantor, tetapi isi kepalanya tampak berada diluar. Bila dalam suasana meeting, ia lebih banyak duduk tidak memperhatikan apa yang terjadi. Ia tampak…

mengelola si negatip !

mengelola si negatip ! 

Mengelola Si Negatif ! Kunci penting yang dimiliki para Manager atau Supervisor adalah authority. Anda, para Leader memiliki authority itu, tetapi bagaimana menggunakannya untuk mencapai tujuan, itu adalah Leadership. Anda tidak bisa serta merta meminta orang mengubah sikap mereka sendiri. Tetapi Anda bisa memaksa orang berubah dengan niatnya sendiri. Bagaimana…

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda 

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda Berbicara seorang Dani Firnanda berarti kita tengah membicarakan pengabdian seorang anak bangsa kepada daerah asalnya. Sepak terjang yang dilakoni Dani, tertata dengan baik. Ia memberikan keahliannya untuk membantu meringankan beban warga Samarinda yang hidup dalam keterbatasan. Coba simak antrian masyarakat…

“SEC SEC” Secretary in a SECRET

“SEC SEC” Secretary in a SECRET 

“SEC SEC” Secretary in a SECRET Kita ketemu kembali dalam ulasan topic “Sec Sec” (membacanya sambil menutup bibir dengan satu jari telunjuk seperti ada sebuah pembahasan yang tidak boleh dibicarakan lebih lanjut kepada orang lainnya). Ini seperti sebuah dilemma karena menambah beban rahasia di hati yang ingin sekali bergossip menceritakan…

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA 

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA “Ruang yang romantis, warna ruang dengan nuansa lembut, lampu remang-remang, di sertai wewangian dengan aromatherapy dan  musik yang mengalun lembut, di tambah kaca di seluruh ruangan……”, sejenak dia terdiam, matanya menerawang membayangkan ruang bercinta imajinasinya , ”Tempat tidur yang cukup luas dan  tidak menimbulkan suara gaduh, sebuah…

Memimpin di tengah kesulitan

Memimpin di tengah kesulitan  

Memimpin di tengah kesulitan Sebuah kepemimpinan tidaklah selalu berjalan mulus, kadangkala waktu sulit mampir untuk menguji kesabaran dan ketekunan Anda. Apabila Anda merasa diri Anda sebagai pemimpin yang berkualitas tinggi, dan ketika waktu sulit hadir untuk menguji kualitas total dari kepemimpinan Anda, maka disitulah Anda harus berdiri tegar dan super…

Kredibilitas Pemimpin

Kredibilitas Pemimpin 

Kredibilitas Pemimpin Ketika suatu organisasi akan mengadakan perubahan maka faktor kredibilitas dan kepemimpinan menjadi hal utama. Kredibilitas merupakan hal paling potensial kalau perusahaan mau unggul dalam persaingan pasar. Kedudukannya sebagai sumber enerji positif dari dalam seorang pemimpin. Di dalamnya ada beragam nilai seperti kepercayaan tinggi, kepemimpinan mumpuni, karakter pribadi, kompetensi,…

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu 

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtuh.. Istilah  “Hutan Bakau” mungkin tak asing lagi ditelinga para leaders. bahkan sesekali kita mungkin berkesempatan untuk melihatnya, walau hanya dari kejauhan. Tapi pernahkah kita menyadari betapa besarnya fungsi dan kegunaan hutan bakau bagi kelestarian lingkungan kita? Seringkali kita lupa akan hal itu. Peran dan…

Pre 1 2 3 4 5 Next