Memerdekakan Daerah Dengan Inovasi

User Rating: / 1
PoorBest 

Memerdekakan  Daerah

Dengan Inovasi

Kemerdekaan saat ini bukan angkat senjata untuk melawan penjajahan. Tetapi merdeka adalah kemandirian. Kemampuan menjadi mandiri dalam mengelola dan mengembangkan diri agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemampuan menjadi mandiri hanya bisa dilakukan dengan inovasi. Tidak ada kata lain. Hanya dengan inovasilah sebuah entitas daerah yang dipimpin oleh kepala daerah bisa membawa lompatan kemajuan kesejahteraan. Tanpa inovasi, sebuah daerah, Negara atau bangsa bakal ketinggalan.

Bagaimana inovasi yang dilakukan oleh para pimpinan daerah? Adakah panduan melakukan inovasi? Apa kemanfaatan inovasi? Kami melakukan kajian mengenai inovasi daerah tahun 2010 ini kami muat dalam edisi khusus kemerdekaan RI ini*).

Daya tampung di Majalah Kepemimpinan LeadershipPark ini terbatas, tetapi kami melengkapinya di majalah online kami di www.leadership-park.com. Harapan kami, kajian mengenai innovator daerah ini bisa mendorong munculnya inovasi-inovasi di daerah lain dan terus menjadi lebih baik sehingga percepatan pembangunan kesejahteraan bisa terwujud.

Dalam usia 65 tahun, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,8 persen memang kita tidak terlalu berharap banyak untuk percepatan pembangunan. Di tahun 2011 diharapkan pertumbuhan 6,3 persen sehingga pelan tetapi pasti jika proses pemerataan income perkapita semakin membaik maka percepatan penurunan kemiskinan secara nasional bakalmelaju. Tetapi itu secara makro-nasional, karena di sebagian besar daerah, angka itu utopis. Hampir separoh kabupaten kota kita adalah bayi yang baru lahir dan dipandang belum mampu merdeka dengan memandirikan dirinya sendiri. Hanya sebagian kecil dari bayi-bayi dibawah sepuluh tahun itu yang terbukti mampu mengangkat derajat kesejahteraan daerah. Selama 10 tahun terakhir, lahir 205 daerah otonom baru, terdiri dari 7 provinsi, 164 kabupaten dan 34 kota. Total daerah otonom saat ini 524 yang terdiri dari 33 provinsi, 398 kabupaten, dan 93 kota. Dari 491 daerah otonom kabupaten kota, sebanyak 164 kabupaten dan 34 kota adalah hasil pemekaran yang dimekarkan diatas tahun 1999. Angka-angka itu menunjukkan betapa produktif bangsa ini melahirkan daerah otonom baru dalam kurun waktu sepuluh tahun. Rata-rata kelahiran daerah otonom baru mencapai 2 setiap bulan.

Apa yang bisa dilakukan oleh sebuah entitas pemerintahan daerah yang baru saja dilahirkan? Benarkah bayi-bayi ini bisa langsung memainkan peran sebagai orang tua sebagaimana seperti yang diharapkan? Jawabannya adalah tidak. Bayi-bayi itu bukan superman. Alih-alih bayi bayi itu bisa memerdekakan dirinya sendiri namun malah menjadi beban karena kebanyakan masih menyusu induknya (pemerintah) untuk memperoleh susu dan makanan berupa APBD. Lagipula sebagian besar yang tercantum dalam angka-angka kinerja keuangan daerah otonom, rata-rata lebih dari 70 persen anggaran daerah habis dipergunakan untuk belanja birokrasi. Bukan saja untuk Daerah Otonom Baru tetapi juga Daerah Otonom Induk Pemekaran atau daerah lama. Sisanya baru menjadi belanja langsung, yang menjadi indikator besar kecilnya kemampuan daerah membangun daerah dan memberikan pelayanan publik. Mengatasi permasalahan ini diperlukan keberanian melakukan inovasi dalam hal reformasi anggaran belanja daerah.

Demi menciptakan inovasi diperlukan pemerintahan yang kompetitif dan berwawasan jauh, yaitu dengan mewirausahakan birokrasi. Jiwa kewirausahaan perlu dimiliki juga aparatur pemerintahan sebagai pelayan masyarakat yang biasa disebut entrepreneurial government. Kewirausahaan aparatur ini  ditujukan agar tercipta birokrasi yang berbudaya inovatif, kreatif dan kompetitif untuk selalu lebih baik, lebih cepat dan lebih murah dalam memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan misi pertanggungjawaban sosial (Reinventing Government -David Osborne dan Ted Gaebler 1992).

Perlu pemimpin yang berani mengubah orientasi dan profesionalitas aparatur daerah demi munculnya inovasi yang meningkatkan kemandirian daerah dengan menciptakan program-program yang mendorong pendapatan daerah tanpa perlu menghambat peluang usaha swasta. Pemimpin yang berani mengubah kewenangan daerah otonom menjadi daerah otonom mandiri, yang tidak lagi tergantung pada keuangan pemerintah pusat. Daerah otonom belum mandiri adalah refleksi ketidakmampuan mengelola sumber keuangan sendiri. Kok bisa? Hal ini disebabkan oleh kemiskinan inovasi, kemiskinan mencari peluang.

Dua hal tersebut adalah rendahnya inisiatif untuk mengubah paradigma birokratik menjadi paradigm entrepreneur. Pola pikir belanja musti diubah menjadi pola pikir investasi dan pola pikir mengembangkan sumber-sumber keuangan. Bukan berarti entitas pemerintah daerah harus berpikir bisnis tetapi menggunakan pendekatan manajemen bisnis dengan keuntungan berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Memang tidak sepenuhnya bisa disalahkan daerah karena adanya pemberlakuan undang-undang pajak dan retribusi daerah yang baru, regulasi bidang perpajakan dan retribusi daerah yang ternyata belum sepenuhnya menjadi milik daerah. Ini mengakibatkan peranan PAD tetap akan menjadi marginal seperti pada masa lalu mengingat pajak-pajak potensial bagi daerah tetap menjadi wewenang pemerintah pusat.

Mengatasi hal itu, para pimpinan daerah dituntut bisa menciptakan kebijakan yang mendorong tumbuh dan berkembangnya iklim usaha. Inovasi inilah yang diperlukan, inovasi yang meningkatkan daya saing daerah, inovasi yang memberikan pelayanan publik sebaik-baiknya dan inovasi yang memberdayakan masyarakat seoptimal mungkin, tentu semua inovasi tersebut bisa dilakukan dengan inovasi pada tata kelola pemerintahan.

Selamat berinovasi.
Danang Girindrawardana

*) Kajian mengenai innovator daerah ini adalah hasil kerjasama PT.Aulia Sakti Internasional dan Pusat Kajian Kebijakan Strategik Kementerian Dalam Negeri, dan Majalah Kepemimpinan LeadershipPark.

mod_vvisit_counterHari ini104
mod_vvisit_counterMinggu ini528
mod_vvisit_counterBulan ini7805
mod_vvisit_counterTotal702782

We have: 3 guests, 10 bots online
Your IP: 38.107.179.240
 , 
Today: May 21, 2012

Pendapat anda mengenai Leadership Park





Popular News

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LEARNING ORGANIZATION

LEARNING ORGANIZATION  

LEARNING ORGANIZATION Anto Rohmawan Diretur Pengembangan LEMBAGA KONSULTASI PEMUDA & WIRAUSAHA The best thing in the Learning Process is “ Learning Together “ Perkembangan dunia bisnis dalam era saat ini dihadapkan pada proses perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Lingkungan global yang semakin kompetitif dan beraneka ragam menuntut kebijakan strategis…

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang MENGACAUKAN KINERJA TEAM 

PERILAKU-PERILAKU NYEBELIN yang  MENGACAUKAN KINERJA TEAM Sebuah team kerja menghadapi hari terakhir sebelum deadline. Mereka sedang duduk di ruangan rapat untuk progress review meeting. Satu persatu staff menyajikan hasil tugasnya. Akhirnya, sampai pada giliran salah satu staff……… tetapi tidak ada presentasi apapun…karena staff itu tidak datang. Maka, pimpinan memutuskan, bahwa…

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ?

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? 

Cara Menghadapi Karyawan yang Tidak Komunikatif ? Anda pernah menemukan karyawan pendiam? Karyawan yang tidak banyak bicara. Ia seolah berada dalam dunia lain, dunianya sendiri. Fisiknya ada di kantor, tetapi isi kepalanya tampak berada diluar. Bila dalam suasana meeting, ia lebih banyak duduk tidak memperhatikan apa yang terjadi. Ia tampak…

mengelola si negatip !

mengelola si negatip ! 

Mengelola Si Negatif ! Kunci penting yang dimiliki para Manager atau Supervisor adalah authority. Anda, para Leader memiliki authority itu, tetapi bagaimana menggunakannya untuk mencapai tujuan, itu adalah Leadership. Anda tidak bisa serta merta meminta orang mengubah sikap mereka sendiri. Tetapi Anda bisa memaksa orang berubah dengan niatnya sendiri. Bagaimana…

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda 

Dr. H. Dani Firnanda, MM Siap Menjadi Pelayan Warga Samarinda Berbicara seorang Dani Firnanda berarti kita tengah membicarakan pengabdian seorang anak bangsa kepada daerah asalnya. Sepak terjang yang dilakoni Dani, tertata dengan baik. Ia memberikan keahliannya untuk membantu meringankan beban warga Samarinda yang hidup dalam keterbatasan. Coba simak antrian masyarakat…

“SEC SEC” Secretary in a SECRET

“SEC SEC” Secretary in a SECRET 

“SEC SEC” Secretary in a SECRET Kita ketemu kembali dalam ulasan topic “Sec Sec” (membacanya sambil menutup bibir dengan satu jari telunjuk seperti ada sebuah pembahasan yang tidak boleh dibicarakan lebih lanjut kepada orang lainnya). Ini seperti sebuah dilemma karena menambah beban rahasia di hati yang ingin sekali bergossip menceritakan…

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA 

ARSITEKTUR RUANG BERCINTA “Ruang yang romantis, warna ruang dengan nuansa lembut, lampu remang-remang, di sertai wewangian dengan aromatherapy dan  musik yang mengalun lembut, di tambah kaca di seluruh ruangan……”, sejenak dia terdiam, matanya menerawang membayangkan ruang bercinta imajinasinya , ”Tempat tidur yang cukup luas dan  tidak menimbulkan suara gaduh, sebuah…

Memimpin di tengah kesulitan

Memimpin di tengah kesulitan  

Memimpin di tengah kesulitan Sebuah kepemimpinan tidaklah selalu berjalan mulus, kadangkala waktu sulit mampir untuk menguji kesabaran dan ketekunan Anda. Apabila Anda merasa diri Anda sebagai pemimpin yang berkualitas tinggi, dan ketika waktu sulit hadir untuk menguji kualitas total dari kepemimpinan Anda, maka disitulah Anda harus berdiri tegar dan super…

Kredibilitas Pemimpin

Kredibilitas Pemimpin 

Kredibilitas Pemimpin Ketika suatu organisasi akan mengadakan perubahan maka faktor kredibilitas dan kepemimpinan menjadi hal utama. Kredibilitas merupakan hal paling potensial kalau perusahaan mau unggul dalam persaingan pasar. Kedudukannya sebagai sumber enerji positif dari dalam seorang pemimpin. Di dalamnya ada beragam nilai seperti kepercayaan tinggi, kepemimpinan mumpuni, karakter pribadi, kompetensi,…

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtu 

Hutan Bakau, benteng yang terancam runtuh.. Istilah  “Hutan Bakau” mungkin tak asing lagi ditelinga para leaders. bahkan sesekali kita mungkin berkesempatan untuk melihatnya, walau hanya dari kejauhan. Tapi pernahkah kita menyadari betapa besarnya fungsi dan kegunaan hutan bakau bagi kelestarian lingkungan kita? Seringkali kita lupa akan hal itu. Peran dan…

Pre 1 2 3 4 5 Next