Anda perlu tahu bahwa boss yang berpengalaman biasanya pemaaf. Sementara boss karbitan, biasanya
pendendam. Betulkah begitu? Ini tentu saja pernyataan tidak berdasarkan survey. Tetapi hanya dari beberapa komentar orang. Meskipun sebaiknya jaga sikap Anda, karena komentar-komentar itu cenderung benar.
Lantas, apakah karyawan tidak boleh melakukan kesalahan? Kesalahan yang disengaja itu fatal dan bisa mengorbankan alat vital Anda dalam dunia pekerjaan: karir dan reputasi Anda!
Kesalahan sebagai akibat dari proses pembelajaran dan tentu saja tidak dilakukan dengan sengaja, itu masih bisa ditolerir. Nah, dari background pengalaman Boss Anda, ia biasanya bisa menerima kesalahan tipe yang terakhir itu.
Namun ada lima jenis kesalahan yang tidak akan bisa dimaafkan oleh Boss! Sengaja atau tidak sengaja, apapun alasannya sehingga seseorang melakukan salah satu dari kesalahan itu, membuat siapapun Boss Anda akan terluka hatinya dan bisa mengakibatkan karir Anda mentok.
Cobalah berempati, sekiranya Anda dalam posisi sebagai Boss sekalipun. Kesalahan-kesalahan seperti apa itu? Silahkan simak:
- Disloyalty. “Banyak kesalahan bisa dimaafkan dengan mudah, tetapi ketidak-loyalan karyawan adalah bukan salah satu dari itu.” Ini ada kata-kata seorang boss yang sempat kita wawancarai. Disloyalitas bukan sekedar bicara buruk mengenai si Boss, ini biasanya mengenai sikap menyepelekan pekerjaan, menunda-nunda dengan membuat apapun alasan Anda. Disloyalitas ini mengakibatkan ikatan kepercayaan rusak dan lebih jauh menjadikan target-target penyelesaian tugas menjadi mimpi. Kerusakan ini mengakibatkan ikutan kepada anggota team kerja yang lain. Maka, tidak heran banyak Boss yangsusah memaafkan disloyalitas.
- Big Mouth. Terlalu banyak janji sedikit bukti. Anda bahkan dengan terang-terangan memberikan janji-janji tetapi Anda tidak menepatinya. Over promises, adalah mimpi buruk yang Anda ciptakan sendiri. Karena pagi hari ketika Anda bangun, Anda mendapatkan kejutan bahwa Anda tidak mampu melakukan apapun yang Anda janjikan. Berapa besar pencapaian Anda? Seandainya sama atau melebihi apa yang keluar dari mulut Anda, itu akan memberikan kesegaran. Tetapi bila mulut besar Anda tidak lebih besar dari capaian, Anda telah membuat diri Anda sejajar dengan kutu. Maka, dengan kata lain Anda telah menempatkan diri Anda menjadi bagian dari masalah itu, bukanbagian dari pemecahan masalah.
- Bad mouth. Ini semacam bici-bici. Kebiasaan bicara jelek tentang apapun membuat Anda sadar atau tidak sadar mudah bicara jelek tentang perusahaan di tempat Anda kerja! Kebiasaan jelek semacam ini juga mendorong Anda bicara jelek tentang pimpinan atau tentang rekan kerja yang lain. Bahkan, bicara jelek biasanya lebih menyerang pribadi orang lain dari-pada kinerjanya. Bukankah sebenarnya dibutuhkan sinergisitas tinggi daripada mempermalukan orang lain apalagi pimpinan Anda? Seandainya si Boss mendengar berita buruk dari orang lain atau departemen lain dalam perusahaan Anda, karir Anda tamat disitu. Anda telah mempermalukan si Boss didepan anggota team atau relasi
kerja yang lain.
- Excuses. Apa sih yang diinginkan Boss? Mereka menginginkan solusi dan tindakan yang mendukung solusi itu. Bukan alasan. Setiap orang bisa dengan mudah mengucapkan alasan yang membenarkan kegagalan dirinya sendiri. Tetapi hanya sedikit orang memiliki kemampuan untuk membungkam mulutnya sendiri sambil terus menciptakan keberhasilan demi keberhasilan. Tahukah Anda, bahwa ‘kemampuan karyawan’ dinilai juga dari cara mengungkapkan masalah-masalah, apakah dari sudut pandang solutif ataukah dengan menyalahkankeadaan.
- Negativity. Ini tentang sikap mental! Misalnya adalah sikap negative yang ditunjukkan dengan penampilan yang lemas dan tidak energik. Apalagi dengan nada-nada dan kalimat-kalimat Anda yang penuh pesimistik. Itu adalah beberapa contoh virus yang paling gampang menular. Pemilik virus ini sering tidak mengetahui bahwa dirinya terjangkiti. Ia bahkan tidak mengetahui bahwa ia sebaiknya bekerja sebagai Tarzan yang bekerja sendirian di hutan sehingga tidak perlu mengorbankan karyawan lain. Apakah Boss musti turun tangan menyembuhkan Anda yang terjangkiti virus ini? Bukankah ini virus bawaan yang Anda ciptakan sendiri? Mengapa musti korbankan perusahaan untuk Anda yang membawa penyakit semacam ini? Jangan heran bila Boss tidak akanpernah memaafkan Anda
Nah, memahami lima jenis kesalahan yang sangat susah dimaafkan tersebut, Anda bisa menghindarkan diri Anda untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan jenis ini. Apapun alasannya, jangan pernah sampai melakukan salah satu dari kelima kesalahan ini. Apalagi kelima-limanya!
Anda mau berbagi pengalaman dengan pembaca lain? Silahkan kirimkan email Anda ke
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Salam leader