Peran Leader : Mewujudkan Performa Tinggi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Webmaster   
Selasa, 21 Juli 2009 14:43
Sebagai Leader, Anda pasti pernah mengamati. Ada tim yang memiliki performa tinggi, ada yang sebaliknya, dan ada yang biasa-biasa saja. Dalam pengamatan Anda itu, pernahkah terbersit dalam pikiran Anda, mengapa bisa berbeda-beda?
Apakah itu disebabkan faktor kepemimpinan? Ataukah memang anggota-anggota tim dipilih secara serampangan sehingga tidak memungkinkan di up-grade dengan cara apapun juga? Atau memang, tim ini sudah saatnya dibuang saja?
Memang tidak mudah bagi sebuah tim untuk dapat selalu menunjukan “high performance” mereka. Keberhasilan dan kegagalan hanyalah dipisahkan oleh sebuah lapisan tipis. Tetapi tim tidak mampu menembus lapisan tipis itu. Sebuah kegagalan tim dapat berdampak tinggi dan perusahaan harus membayarnya dengan mahal.
Tetapi, faktor kepemimpinanlah yang paling dominan untuk mewujudkan keberhasilan tim kerja atau membentuk serangkaian alasan untuk membangun kegagalan tim.
Belajar dri Kim Kanaga, seorang maha guru bidang Leadership, ia mengatakan ”Permulaan yang bagus dapat menciptakan perbedaan diantara tim, terkadang perbedaan itu bisa baik atau tidak”.
”Sebagai leader, tugas Anda adalah membuat team work. Para anggota yang terdiri dari  bermacam-macam keahlian, pengalaman dan gaya mereka, harus mampu Anda letakkan dalam sebuah kerja sama dan merumuskan satu tujuan yang sama. Dengan cara ini, Anda dapat mengatur tim tersebut untuk masa depan yang sukses.” Kata Kim Kanaga.

Mengatur tujuan - tujuan yang baik

Banyak penelitian mengindikasikan bahwa ketidakjelasan tentang maksud dari tim merupakan penyebab utama dari kegagalan dan masalah tim. ”Untuk memperoleh tujuan sebuah tim terutama dibentuk dari rapat pertama antara Anda dengan tim.” Pesan Kanaga.
Kanaga menambahkan lebih lanjut, “Selama proses – proses pengaturan tujuan dan misi, anggota mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang lingkungan kerja dan dapat mempercayai diskusi terbuka itu untuk memahami isu –isu strategi tingkat tinggi. Investasi waktu leader secara pribadi dengan membuat dialog dapat memperkuat kontribusi masing-masing anggota dan menjadi komitmen untuk bekerja sama.”
Box berikut ini membantu Anda melakukan analisa sederhana mengenai performa tim kerja Anda.

Perbedaan dua tim
Menjelaskan tanggung jawab dan tugas – tugas

Siapa yang dapat bekerja secara tim? Jawaban dari pertanyaan itu penting sekali untuk kesuksesan perform dari tim. Menjelaskan tanggung jawab dan tugas –tugas dapat menghapuskan asumsi –asumsi, ketidakjelasan dan konflik.
Memutuskan bagaimana bekerja

Mengatur norma – norma tim, tata cara dan latihan –latihan untuk bekerja sama dalam tim merupakan sesuatu yang harus tim kerjakan. Bagaimanapun, banyak tim yang merupakan norma –norma yang tidak diucapkan, asumsi – asumsi yang tidak resmi dapat dihapuskan dari keadaan yang melampaui pekerjaan.
Tim – tim yang berforma tinggi setuju pada tata cara dan pedoman bagaimana pelanggan – pelanggan berinteraksi dengan yang lain dan bagaimana mereka melaksanakan pekerjaannya. Komunikasi yang baik merupakan tata cara tim yang jujur, khususnya datang dari pengambilan keputusan dan rapat.
Membangun Hubungan, Membantu Perkembangan Perusahaan

Belajar bekerja sama dalam tim adalah membangun informasi dengan menjelaskan misi-misi, tujuan-tujuan, tugas-tugas, tanggung jawab, dan tata cara melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berbeda-beda dari masing-masing komponen tim kerja. Elemen-elemen penting inilah yang bisa menumbuhkan kinerja perusahaan dan dengan cara membuat hubungan antar anggota tim secara lebih kuat.
“Kerja sama sebagai tim tidak berarti menyampingkan aturan atau menghilangkan bentuk-bentuk kepribadian yang beda dari masing-masing anggota,” jelas Kanaga. ”Kerja sama berarti memahami pengertian yang berbeda dan membiasakan mereka dengan tata kerja sudah disetujui oleh kelompok.”
Sebagai Leader, Anda dapat meminta bantuan dari anggota tim untuk menemu-kenali masalah-masalah dan ide-ide dari mereka demi mengatasinya. Leader adalah peran untuk mengatur hubungan-hubungan internal dan eksternal yang dapat menghasilkan performa tinggi.