Mengapa Setiap Orang bisa dan Mampu Menjadi Pemimpin?
Kepemimpinan tidak sekadar mulai ketika posisi sedang di atas.
Kepemimpinan tidak sekadar mulai ketika posisi sedang di atas.
A Good leader give good order, but the best leader give an example
Sebagai Leader, Anda pasti pernah mengamati. Ada tim yang memiliki performa tinggi, ada yang sebaliknya, dan ada yang biasa-biasa saja. Dalam pengamatan Anda itu, pernahkah terbersit dalam pikiran Anda, mengapa bisa berbeda-beda?
| Jika Anda Merasakan Adanya Masalah Tim |
|
|
|
| Ditulis oleh Webmaster |
| Selasa, 21 Juli 2009 15:03 |
|
ari rutinitas memonitoring tim, Anda akan dapat mendeteksi sebuah masalah yang sedang terjadi diantara tim Anda sebelum menjadi masalah besar yang dapat menjadi bencana bagi tim. Tapi terkadang masalah yang masih belum terangkat ke permukaan sangat sulit untuk dideteksi. Ada 4 indikator kunci yang menandai masalah sehingga Anda harus dapat lebih dalam lagi mengggali informasi agar dapat melakukan diagnosa masalah apa yang sedang terjadi. Indikator-indikator itu, adalah: 1. Sedikit keinginan untuk berusaha Mungkin Anda sering melihat ketika suatu usaha menjadi sebuah topik dalam suatu tim. Para anggota tidak memiliki sense of urgency dan fokus. Mereka sangat mudah teralihkan perhatiannya dan seringkali melakukan hal-hal lain yang kurang penting daripada mengerjakan tugasnya. 2. Tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan Anda pastinya sering mendengar kalau tim Anda memiliki sedikit sekali pemahaman atau masalah ketrampilan. Anggota akan membicarakan hal tentang “Bagaimana kita melakukannya?”, “Apakah seseorang sudah mengirimkan informasi ini?”, “Apa yang selanjutnya akan kita lakukan?”. Ketika anggota banyak melontarkan kalimat-kalimat seperti itu, menandakan bahwa tim Anda telah kekurangan sesuatu yaitu pengetahuan dan ketrampilan. 3. Siasat yang kurang tepat Naluri kita seseringkali berkata agar kita bisa melakukan hal-hal yang terkadang diluar masuk akal. Ketika sedang mengamati siasat tim atau suatu proses yang sedang berlangsung tetapi kurang pada tempatnya, Anda pasti akan bertanya-tanya, “Kenapa mereka melakukannya dengan cara seperti itu?” atau “hal itu seperti sebuah lingkaran yang hanya berbentuk masalah” 4. Dinamika kelompok menjadi negatif Jika terjadi masalah dengan semangat para anggota tim, pasti Anda akan dapat merasakannya. Pertemuan dengan sesame anggota tim pasti akan terasa sangat tidak nyaman. Anda akan merasakan adanya tekanan dan konflik didalam pertemuan tersebut. Anda akan merasakan dimana setiap orang ingin mencoba untuk menguasai dan mengontrol satu sama lain. Jika masalah muncul dalam hal dinamika kelompok, Anda mungkin akan merasakannya! Tergantung sensitifitas Anda. Misalnya, rapat anggota kelompok membuat anda secara fisik tidak nyaman. Anda merasakan adanya ketegangan dan konfilk. Mungkin Anda akan merasakan adanya orang-orang tertentu yang mencoba untuk mendominasi dan mengontrol orang lain! Diadaptasi dari: Maintaining Team Performance by Kim Kanaga and Henry Browning (CCL, 2003). |